Pengadilan India Perkuat Larangan Jilbab di Sekolah
Selasa, 15 Maret 2022 - 16:01 WIB
loading...
A
A
A
"Saya meminta semua orang untuk mengikuti perintah pengadilan tinggi dan menjaga perdamaian dan ketertiban," kata Bommai kepada wartawan.
Baca juga: Viral, Bank di India Tolak Pembayaran Tunai Gadis Muslim karena Berhijab
"Dan biarkan anak-anak melakukan pendidikan seperti biasa," imbuhnya.
Kontroversi meletus setelah siswa melakukan protes kecil pada bulan Januari menuntut mereka diizinkan masuk ke dalam kelas sambil mengenakan pakaian Islami.
Demonstrasi mereka memicu protes tandingan dari umat Hindu sayap kanan yang membawa selendang safron, warna yang secara luas diasosiasikan dengan agama Hindu, dan meneriakkan slogan agama Hindu untuk mendukung Partai Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Perselisihan tersebut dilihat sebagai simbol ketegangan agama yang semakin dalam di negara bagian itu, di mana pihak berwenang memerintahkan penutupan semua sekolah menengah dan perguruan tinggi selama beberapa hari untuk mencegah protes pada awal Februari. Demonstrasi di Ibu Kota negara bagian, Bengaluru, juga dilarang di luar lembaga pendidikan selama dua minggu.
Baca juga: Kutuk Represi Muslim di India, Imam Shamsi Ali: India Berubah Jadi Demo-Crazy
Baca juga: Viral, Bank di India Tolak Pembayaran Tunai Gadis Muslim karena Berhijab
"Dan biarkan anak-anak melakukan pendidikan seperti biasa," imbuhnya.
Kontroversi meletus setelah siswa melakukan protes kecil pada bulan Januari menuntut mereka diizinkan masuk ke dalam kelas sambil mengenakan pakaian Islami.
Demonstrasi mereka memicu protes tandingan dari umat Hindu sayap kanan yang membawa selendang safron, warna yang secara luas diasosiasikan dengan agama Hindu, dan meneriakkan slogan agama Hindu untuk mendukung Partai Bharatiya Janata Party (BJP) pimpinan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Perselisihan tersebut dilihat sebagai simbol ketegangan agama yang semakin dalam di negara bagian itu, di mana pihak berwenang memerintahkan penutupan semua sekolah menengah dan perguruan tinggi selama beberapa hari untuk mencegah protes pada awal Februari. Demonstrasi di Ibu Kota negara bagian, Bengaluru, juga dilarang di luar lembaga pendidikan selama dua minggu.
Baca juga: Kutuk Represi Muslim di India, Imam Shamsi Ali: India Berubah Jadi Demo-Crazy
Lihat Juga :