Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:30 WIB
loading...
Hakim Perempuan Muslim...
Tabassum Khan, hakim perempuan Muslim India ini, diancam dibunuh karena menghukum para penjaga sapi. Foto/X/@MuslimVoiceCell
A A A
NEW DELHI - Tabassum Khan, seorang hakim India menjadi sasaran pelecehan daring dan ancaman kematian beberapa hari setelah ia menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada 14 pria karena membunuh seorang pria dengan cara main hakim sendiri.

Pada 12 Juni, hakim distrik dan sesi tambahan pengadilan di negara bagian Madhya Pradesh, Tabassum Khan, menyatakan para pria tersebut bersalah atas berbagai pelanggaran termasuk pembunuhan, percobaan pembunuhan, kerusuhan, dan penahanan yang tidak sah.

Melansir BBC, kejahatan itu terjadi pada tahun 2022, ketika Nazir Ahmad yang berusia 50 tahun sedang mengangkut ternak di malam hari dan dicegat oleh sekelompok orang yang menyebut diri mereka "gau rakshak" (pelindung sapi), bersenjata tongkat dan batang besi. Umat Hindu menganggap sapi sebagai hewan suci dan membunuh sapi adalah ilegal di banyak negara bagian.

Para pria tersebut menyeret Ahmad dan dua rekannya keluar dari kendaraan dan menyerang mereka secara brutal karena dicurigai menyelundupkan sapi. Ahmad kemudian meninggal karena luka-lukanya sementara rekan-rekannya selamat dan menceritakan kejadian tersebut kepada pengadilan.



Dalam putusannya, Khan mencatat bahwa kejahatan itu adalah kasus pembunuhan massal yang jelas.

Namun, putusan tersebut telah menjadikannya sasaran kebencian agama. Beberapa hari setelah putusan, banyak video yang menghina dan mengancam Khan, seorang Muslim, muncul secara daring. Video-video tersebut menyiratkan bahwa Khan bertindak melawan para pria tersebut karena mereka beragama Hindu.

Meskipun putusan sering dikritik, serangan terhadap Khan tidak berfokus pada penalaran hukumnya, tetapi pada agamanya. Besarnya skala pelecehan tersebut telah mendorong badan-badan peradilan terkemuka untuk mendukungnya, dan ia telah diberikan perlindungan polisi.

Serangan terhadap Khan dimulai segera setelah putusan, ketika anggota keluarga para terpidana berkumpul di luar ruang sidang dan dilaporkan memprotes putusan tersebut serta mencoba menghentikan konvoi polisi yang mengangkut para terpidana ke penjara. Mereka menuduh bahwa para terpidana dihukum karena "menyelamatkan sapi".

Kemudian dimulailah kampanye pelecehan daring, ketika video-video influencer sayap kanan Hindu yang menghina Khan dengan hinaan komunal dan mengeluarkan ancaman pemerkosaan dan ancaman kematian terhadapnya mulai muncul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Ini Sosok Hakim Shin...
Ini Sosok Hakim Shin Jong-o, Perberat Vonis Eks Ibu Negara Korsel tapi Mendadak Tewas
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved