Eks Mata-mata Cantik Rusia Bicara Bahayanya Putin dalam Perang Ukraina

Kamis, 10 Maret 2022 - 15:04 WIB
loading...
A A A
Dia sebelumnya mengatakan kepada Jam Press: “Untuk tugas pertama saya, saya harus berpura-pura menjadi pelacur sehingga saya bisa pergi ke kelab dan merayu pemimpin geng kriminal yang memasok narkoba ke negara itu."

“Itu gila, saya bergaul dengan penjahat-penjahat ini yang akan saling bertarung dan membunuh satu sama lain.”

Pasangan itu jatuh cinta dan mulai menjalani kehidupan kejahatan, kekayaan, dan kenyamanan bersama—sampai penyamaran Roza rusak.

“Anggota geng Vladimir mengetahui saya berada di militer segera, mereka mungkin melacak saya," katanya.

“Mereka memasukkan saya ke dalam mobil, mereka menjatuhkan saya ke dalam hutan, saat itu sangat gelap, dan 10 pria mulai memukuli saya,” kenang Roza.

“Vladimir menyelamatkan saya dari pembunuhan."

“Sebelum dia meninggal, Vladimir memberi saya kontak orang-orang di Moskow untuk dihubungi jika terjadi sesuatu padanya, dan menyuruh saya untuk tidak berbicara dengan orang lain."

“Polisi mulai melacak saya dan teman-temannya menyembunyikan saya kurang dari setahun," paparnya.

“Ketika keadaan cukup tenang, saya mulai menjalani hidup saya, tetapi saya tahu saya tidak akan pernah bisa kembali.”

Mantan mata-mata itu segera bertemu dan jatuh cinta lagi dengan seorang oligarki Rusia, yang dinikahinya pada 2006. Segera setelah itu, dia hamil.

Tapi hidupnya berubah lagi ketika suaminya dipenjara dan kemudian meninggal di penjara.

Dengan seorang putra yang baru lahir, Platon, sekarang berusia 12 tahun, Roza ingin membuat nama untuk dirinya sendiri untuk menunjukkan kepada putranya bahwa itu mungkin untuk mengubah hidupnya.

Dia awalnya pindah ke Swiss dan kemudian London, sebelum pindah ke AS.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Ini Alasan Wali Kota...
Ini Alasan Wali Kota New York Mamdani Bersikeras Tangkap Netanyahu
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved