Eks Mata-mata Cantik Rusia Bicara Bahayanya Putin dalam Perang Ukraina

Kamis, 10 Maret 2022 - 15:04 WIB
loading...
A A A
Mantan mata-mata itu memiliki teman di Ukraina dan Rusia, yang mengatakan kepadanya bahwa mereka “takut” terhadap rezim presiden Rusia.

“Strategi Putin jelas—jangan biarkan NATO menempatkan roket atau senjata di Ukraina dan dia akan melakukan segalanya untuk mencapai tujuannya,” katanya.

“Tapi dia percaya itu akan mudah, seperti ketika dia mengirim tentara Rusia ke Kazakhstan karena revolusi pada Januari 2021," ujarnya.

“Dia tidak menyangka bahwa Ukraina akan melawan dan mendapat dukungan dari seluruh dunia.”

Roza sekarang bekerja di bidang hubungan masyarakat (humas) fashion dengan basis di London dan Los Angeles.

“Secara pribadi saya merasa sangat sedih dan hancur karena warga sipil sekarat setiap hari,” katanya.

“Kerabat dan teman saya tinggal di Ukraina dan di Rusia. Saya benar-benar khawatir tentang mereka."

“Saya berbicara dengan mereka setiap hari dan [mereka memberi tahu saya] orang Rusia berusia di atas 45 tahun mengikuti rezim Putin karena mereka takut," imbuh dia.

“Orang-orang lelah setelah COVID-19, tidak ada yang mau perang," katanya.

“Tentara Rusia biasanya bukan yang bisa memilih untuk berperang atau tidak, ada perintahnya—mereka harus mengikutinya,” lanjut Roza.

Sang humas fashion ini sekarang berurusan dengan identitas para tokoh mulai dari Mike Tyson hingga Wali Kota London Sadiq Khan dan bahkan telah bertemu Pangeran Charles.

Dia saat ini menggalang dana untuk mengumpulkan sumbangan bagi anak-anak Ukraina.

Dia juga membagikan teknik bela diri di media sosial sehingga "semua orang bisa melawan".

Ironisnya, pria yang membuatnya jatuh cinta mengubah hidupnya itu juga bernama Vladimir—target misi resmi pertama Aliia Roza pada tahun 2004, ketika dia baru berusia 19 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Tarif Listrik Juli-September...
Tarif Listrik Juli-September Tak Naik, Cek Harga per kWh Semua Golongan
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Berita Terkini
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved