Gantung Patung, Aktivis Hindu Larang Warga India Rayakan Hari Valentine

Senin, 14 Februari 2022 - 17:01 WIB
loading...
Gantung Patung, Aktivis...
Sekelompok aktivis Hindu menggantung patung St Valentine dan membakar kartu ucapan di Agra, lokasi Monumen Taj Mahal di negara bagian Uttar Pradesh, India. Foto/twitter
A A A
NEW DELHI - Sekelompok aktivis Hindu menggantung patung St Valentine dan membakar kartu ucapan di Agra, lokasi Monumen Taj Mahal di negara bagian Uttar Pradesh, India. Aksi itu dilakukan untuk mengancam pasangan yang berencana merayakan Hari Valentine atau "Hari Cinta".

Beberapa kelompok Hindu ingin 14 Februari didedikasikan untuk tentara India yang tewas dalam tugas. Empat puluh tentara India tewas dalam serangan bom bunuh diri di distrik Pulwama, Kashmir, pada 14 Februari 2019.



Meneriakkan "Jai Shri Ram" (Kemenangan bagi Dewa Rama), puluhan aktivis nasionalis Hindu yang mengenakan safron menyerukan larangan mutlak perayaan Hari Valentine karena mereka percaya itu menyebarkan kecabulan di masyarakat dan melanggar etos budaya Hindu India.

Baca juga: Hasil Investigasi: Reaktor Nuklir AS Pakai Komponen Palsu, Picu 100 Insiden

"Kami menangkap orang ini bernama Valentine (menunjukkan patung mengenakan jeans dan kaos) dari jalan tadi malam. Kami menggantung orang ini sampai mati," ujar salah satu aktivis Hindu saat menggelar protes di Agra.

Baca juga: Takut Diserbu Rusia, Ukraina Bisa Batalkan Rencana Gabung NATO

Di kota teknologi Hyderabad, negara bagian Karnataka, aktivis Hindu berkumpul di pasar dan membakar patung dan kartu ucapan Hari Valentine.

Baca juga: 3 Negara yang Melegalkan Film Porno, Terakhir Ada di Asia

Kelompok Hindu mengklaim Hari Valentine adalah produk dari "budaya busuk" yang mendorong tampilan kasih sayang di depan umum.

"Para pekerja kami akan menggerebek taman-taman di seluruh negeri dan jika mereka menemukan pasangan, mereka akan melakukan ritual pernikahan mereka saat itu juga," ujar seorang aktivis.

Aktivis Hindu lainnya juga telah mengeluarkan peringatan serupa di Delhi, Patna, dan Bengaluru.

Hari Valentine telah menarik banyak minat dalam dekade terakhir, tetapi banyak orang India masih menganggap menunjukkan kasih sayang di depan umum sebagai tabu sosial.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved