Rusia Tarik Beberapa Staf Diplomatik dari Ukraina

Sabtu, 12 Februari 2022 - 21:05 WIB
loading...
Rusia Tarik Beberapa...
Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Rusia mengatakan pada Sabtu (12/2/2022), bahwa pihaknya telah menarik beberapa staf diplomatiknya keluar dari Ukraina karena takut akan "provokasi" dari Kiev atau sekutunya di tengah meningkatnya peringatan tentang kemungkinan invasi Rusia ke Ukraina.

"Khawatir kemungkinan provokasi dari rezim Kiev atau negara lain, kami memang memutuskan untuk mengoptimalkan staf di misi Rusia di Ukraina," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova dalam siaran pers, menanggapi pertanyaan media tentang masalah tersebut, seperti dikutip dari AFP. Zakharova juga menyatakan bahwa kedutaan dan konsulat Rusia akan tetap menjalankan fungsi dasarnya.

Baca: 30 Kapal Perang Armada Laut Hitam Rusia Mulai Pergerakan di Dekat Krimea

"Mempertimbangkan pengaruh substansial yang dimiliki Washington dan London di Kiev dan, secara umum, peran mereka dalam mengatur proses di Ukraina, kita dapat membuat kesimpulan bahwa Amerika dan Inggris tampaknya tahu tentang beberapa tindakan kekerasan yang sedang dipersiapkan di Ukraina, yang dapat sangat memperumit situasi keamanan," tegas Zakharova seperti dikutip dari TASS.

Misi diplomatik dari berbagai negara yang berada di Ukraina akhir-akhir ini melaporkan bahwa mereka sedang mengevakuasi staf mereka dari negara itu atau sedang mempertimbangkan kemungkinan ini atas eskalasi ketegangan di sana. Kedutaan Rusia di Kiev sebelumnya mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan keberangkatan sementara dari Ukraina staf yang tidak penting.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Rekomendasi
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Oman 3-0
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved