Polisi Buru Dukun Pelaku Kekerasan pada Wanita Pakistan

Kamis, 10 Februari 2022 - 11:18 WIB
loading...
Polisi Buru Dukun Pelaku...
Foto sinar X menunjukkan paku tertancap di kepala seorang wanita di Pakistan. Foto/LADY READING HOSPITAL
A A A
ISLAMABAD - Perburuan sedang berlangsung di Pakistan untuk mencari dukun yang diduga menancapkan paku ke kepala seorang wanita hamil.

Wanita itu tiba di rumah sakit di Peshawar setelah mencoba mencabut paku sepanjang 5 cm dengan tang di kepalanya.

Awalnya, dia mengatakan kepada dokter bahwa dia telah melakukan tindakan mengerikan itu sendiri, tetapi kemudian mengakui seorang dukun yang bertanggung jawab.

Baca juga: Kalangan Intelijen AS Khawatirkan Strategi Biden Terkait Rusia

Dukun itu menjamin wanita hamil itu bisa melahirkan bayi laki-laki dengan cara brutal tersebut.

Baca juga: AS Siapkan Eksodus Pengungsi Besar-besaran dari Ukraina, Awas Perang di Depan Mata

Polisi mulai menyelidiki setelah gambar x-ray dari cedera di kepala itu viral secara online.

Baca juga: Antisipasi Serangan Rusia, Wali Kota Kiev Mantan Juara Tinju Siapkan 5.000 Bunker Bom

“Wanita itu sepenuhnya sadar, tetapi dalam kesakitan yang luar biasa, ketika dia tiba untuk meminta perawatan,” papar Dr Haider Khan di Rumah Sakit Lady Reading, dilansir BBC pada Kamis (10/2/2022).

Staf di rumah sakit mengatakan kepada surat kabar lokal Dawn bahwa wanita itu mendatangi sang dukun setelah mendengar tentang kemampuan dukun itu dari seorang tetangga.

“Wanita itu adalah ibu dari tiga anak perempuan, dan suaminya mengancam akan meninggalkannya jika dia melahirkan anak perempuan lagi,” ungkap staf rumah sakit.

"Dia hamil tiga bulan dan karena ketakutan dengan ancaman suaminya, dia pergi ke dukun," papar staf rumah sakit kepada Dawn.

Di beberapa negara Asia Selatan yang lebih miskin, anak laki-laki sering diyakini menawarkan keamanan finansial jangka panjang yang lebih baik kepada orang tua daripada anak perempuan.

Keyakinan ini menimbulkan praktik eksploitatif para dukun.

Dukun dianggap biasa di beberapa bagian Pakistan, khususnya di daerah suku-suku barat laut. Praktik mereka didasarkan pada pengetahuan Sufi, kadang-kadang digambarkan sebagai bentuk mistisisme Islam.

Meski demikian, kegiatan para dukun itu dilarang di banyak sekolah Islam.

Dalam tweet yang dikeluarkan pada Selasa, Kepala Kepolisian Peshawar Abbas Ahsan mengatakan, “Tim investigasi khusus telah dibentuk untuk "membawa ke pengadilan dukun palsu yang bermain dengan nyawa seorang wanita yang tidak bersalah dan menancapkan paku di kepalanya dengan (janji) palsu mendapatkan seorang anak laki-laki."

Polisi telah menghabiskan beberapa hari untuk mewawancarai staf rumah sakit dan mencoba melacak wanita itu, yang meninggalkan rumah sakit setelah staf mencabut paku dari kepalanya.

Polisi berharap wanita itu dapat membantu mengidentifikasi dukun itu.

"Kami akan segera menangkap dukun itu," ujar Ahsan.

Ahsan juga mengatakan polisi akan memeriksa mengapa staf gagal melaporkan kejadian tersebut ke polisi ketika wanita itu pertama kali datang ke rumah sakit.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Dilan Janiyar Syok Temukan...
Dilan Janiyar Syok Temukan Chat Asisten dengan Dukun di Ponsel
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved