Pejabat AS: China Dapat Mendorong Moskow Kurangi Krisis Ukraina

Minggu, 06 Februari 2022 - 05:15 WIB
loading...
Pejabat AS: China Dapat...
Presiden China Xi Jinping bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, China. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Seorang pejabat Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS) mengatakan pernyataan bersama Rusia-China mencerminkan pendekatan yang diambil kedua negara selama beberapa waktu untuk bekerja sama lebih erat.

Pejabat senior Departemen Luar Negeri AS Daniel Kritenbrink mengatakan China memiliki kesempatan untuk mendorong Rusia mengurangi ketegangan mengenai situasi dengan Ukraina.

Menurut dia, itulah yang diharapkan masyarakat internasional dari sejumlah kekuatan dunia yang bertanggung jawab.

Baca juga: Mengejutkan, Bloomberg Rilis Berita Rusia Menginvasi Ukraina

"Pertemuan itu seharusnya memberi China kesempatan mendorong Rusia melakukan diplomasi dan de-eskalasi di Ukraina, itulah yang diharapkan dunia dari kekuatan yang bertanggung jawab," papar Kritenbrink pada Jumat (4/2/2022), sehubungan dengan pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden China Xi Jinping pada hari sebelumnya.

Baca juga: Kremlin Tanggapi Berita Invasi Rusia ke Ukraina oleh Bloomberg

"Saya pikir adil untuk mengatakan pertemuan antara Presiden (Rusia Vladimir) Putin dan Presiden (China) Xi (Jinping) dan pernyataan bersama Rusia-China mencerminkan pendekatan yang telah diambil kedua negara selama beberapa waktu, terutama untuk bergerak lebih dekat bersama-sama," papar pejabat Departemen Luar Negeri Daniel Kritenbrink selama briefing telepon pada Jumat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
5 Artis Indonesia yang...
5 Artis Indonesia yang Bermasalah Soal Hak Asuh Anak usai Bercerai
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved