Susul Denmark, Giliran Prancis Cabut Pembatasan COVID-19

Rabu, 02 Februari 2022 - 20:06 WIB
loading...
Susul Denmark, Giliran...
Prancis mulai mencabut pembatasan COVID-19, termasuk kewajiban penggunaan masker di luar ruangan. Foto/Ilustrasi
A A A
PARIS - Prancis mulai mencabut pembatasan virus Corona termasuk kewajiban mengenakan masker di luar ruangan pada Rabu (2/2/2022) dalam upaya untuk memudahkan kehidupan warganya sehari-hari. Kebijakan ini memicu pro dan kontra mengingat negara ini baru bulan lalu melaporkan rekor infeksi COVID-19 .

Batasan kapasitas penonton untuk ruang konser, pertandingan olahraga, dan acara lainnya juga dihapus. Meskipun pekerjaan rumahan tidak lagi diwajibkan, namun tetap disarankan.

Langkah ini memulai relaksasi dua bagian pembatasan yang diumumkan pada akhir Januari - meskipun negara itu mencapai rekor tingkat kasus harian bulan lalu - dan terjadi ketika Inggris dan Denmark juga melonggarkan pembatasan mereka.

"Prancis akan dapat mencabut sebagian besar pembatasan yang diambil untuk mengekang epidemi pada Februari berkat izin vaksinasi baru, yang menggantikan izin kesehatan," kata Perdana Menteri Jean Castex pada Januari lalu.

Baca juga: Bye-bye COVID-19, Negara Ini Pertama di UE yang Cabut Semua Pembatasan

Sejak bulan lalu bukti catatan vaksin diperlukan untuk mendapatkan izin yang digunakan untuk mengakses segala sesuatu mulai dari bar dan restoran hingga transportasi umum jarak jauh.

Sebelumnya, izin kesehatan juga dapat diperoleh dengan tes COVID-19 yang baru-baru ini negatif, kemungkinan pemerintah mengakhiri upayanya untuk meyakinkan lebih banyak orang untuk mendapatkan vaksin COVID-19.

Tahap kedua dari pencabutan pembatasan akan membuat klub malam, yang tutup sejak Desember, dibuka kembali pada 16 Februari dan area berdiri bagi penonton akan diizinkan kembali di konser, acara olahraga, dan bar.

Makan dan minum juga akan diizinkan di stadion, bioskop, serta transportasi umum mulai saat itu.

Meski begitu, Paris belum membuat pelonggaran pembatasan tergantung pada kemajuan situasi kesehatan.

Baca juga: Bye-bye Masker, Inggris Cabut Pembatasan COVID-19

Pihak berwenang memandang ancaman varian Omicron terbatas dan kurang berbahaya daripada jenis virus sebelumnya, meskipun lebih menular.

"Kami telah melihat pembalikan tren yang lemah selama beberapa hari terakhir, dengan lebih sedikit kasus yang diumumkan setiap hari daripada tujuh hari sebelumnya," kata juru bicara pemerintah Gabriel Attal kepada radio France Info Selasa lalu seperti dikutip dari France24.

Prancis mencatat rata-rata 322.256 kasus selama tujuh hari sebelumnya, menurut angka terbaru, dibandingkan dengan 366.179 seminggu yang lalu.

Attal menyebutnya sebagai sinyal yang sangat menggembirakan tetapi mengatakan para pejabat tetap berhati-hati karena sub-varian Omicron sangat menular yang tampaknya telah menunda puncak infeksi di negara lain.

Baca juga: Menteri Hong Kong Mundur Usai Hadiri Pesta di Masa Pandemi

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Tegas, Trump Larang...
Tegas, Trump Larang Netanyahu Balas Serangan Iran: Dia Harus Nurut!
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
Berita Terkini
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved