Elon Musk Usulkan Tes Kognitif untuk Pejabat AS, Ternyata Ini Pemicunya
Senin, 23 Desember 2024 - 15:11 WIB
loading...
Elon Musk ingin mewajibkan tegas kognitif bagi pejabat AS. Foto/X/@elonmusk
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) harus mempertimbangkan untuk memperkenalkan tes kebugaran mental wajib bagi pejabat publik. Itu diusulkan pengusaha dan pengikut Trump Elon Musk telah menyarankan.
Komentarnya mengikuti laporan bahwa seorang anggota kongres berusia 81 tahun yang dikhawatirkan hilang, sebenarnya telah ditempatkan di panti jompo untuk individu dengan demensia.
Skandal itu mencuat minggu ini setelah media lokal melaporkan bahwa Kay Granger, seorang anggota parlemen Republik di Texas yang telah menduduki kursi di DPR selama hampir 30 tahun, telah absen dari kantornya selama enam bulan terakhir, dengan timnya sama sekali tidak dapat dihubungi.
Karyawan di fasilitas perawatan demensia yang dibantu hidup mengonfirmasi bahwa Granger tinggal di sana, The Dallas Express melaporkan pada hari Jumat.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa Granger sebenarnya adalah penghuni fasilitas Fort Worth, yang mengkhususkan diri dalam merawat orang dengan demensia. Anggota kongres itu mengumumkan Oktober lalu bahwa dia tidak akan mencalonkan diri lagi, dengan masa jabatannya akan berakhir pada Januari.
Komentarnya mengikuti laporan bahwa seorang anggota kongres berusia 81 tahun yang dikhawatirkan hilang, sebenarnya telah ditempatkan di panti jompo untuk individu dengan demensia.
Skandal itu mencuat minggu ini setelah media lokal melaporkan bahwa Kay Granger, seorang anggota parlemen Republik di Texas yang telah menduduki kursi di DPR selama hampir 30 tahun, telah absen dari kantornya selama enam bulan terakhir, dengan timnya sama sekali tidak dapat dihubungi.
Karyawan di fasilitas perawatan demensia yang dibantu hidup mengonfirmasi bahwa Granger tinggal di sana, The Dallas Express melaporkan pada hari Jumat.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa Granger sebenarnya adalah penghuni fasilitas Fort Worth, yang mengkhususkan diri dalam merawat orang dengan demensia. Anggota kongres itu mengumumkan Oktober lalu bahwa dia tidak akan mencalonkan diri lagi, dengan masa jabatannya akan berakhir pada Januari.
Lihat Juga :