Pertama Sejak 2017, Korut Diduga Luncurkan Rudal Balistik Jarak Jauh

Minggu, 30 Januari 2022 - 11:36 WIB
loading...
A A A
Korut membela kegiatan uji cobanya sebagai pelaksanaan hak untuk membela diri dan mengancam tindakan yang lebih keras setelah pemerintahan Biden memberlakukan sanksi baru menyusul dua uji coba rudal hipersonik awal bulan ini.

Kim Jong-un telah berulang kali bersumpah untuk meningkatkan kekuatan nuklirnya sejak pertemuan puncaknya dengan Presiden Donald Trump yang ambruk pada tahun 2019. Saat itu AS menolak tuntutan Korut untuk bantuan sanksi besar dengan imbalan penyerahan sebagian kemampuan nuklirnya.

Sementara sangat membutuhkan bantuan dari luar ketika ekonominya memburuk di bawah sanksi yang dipimpin AS yang melumpuhkan dan kesulitan terkait pandemi, Kim Jong-un tidak menunjukkan kesediaan untuk menyerahkan senjata nuklir dan rudal yang dia lihat sebagai jaminan terkuatnya untuk bertahan hidup.

Analis mengatakan kampanye tekanan Kim Jong-un ditujukan untuk memaksa Washington menerima Korut sebagai kekuatan nuklir dan mengubah diplomasi perlucutan senjata-untuk-bantuan nuklir mereka menjadi negosiasi untuk pengurangan senjata bersama.

Kim Jong-un tahun lalu mengumumkan rencana lima tahun baru untuk mengembangkan senjata dan mengeluarkan daftar keinginan ambisius yang mencakup senjata hipersonik, satelit mata-mata, rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat, dan rudal nuklir yang diluncurkan dari kapal selam.

Baca juga: Tak Pakai GPS, Korea Utara Pilih Navigasi Satelit Rusia untuk Tes Rudal

Media pemerintah pada hari Jumat melaporkan bahwa Kim Jong-un mengunjungi sebuah pabrik amunisi yang tidak ditentukan yang memproduksi "sistem senjata utama," dan para pekerja berjanji setia kepadanya yang dengan berani menghancurkan tantangan imperialis AS dan pasukan bawahannya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Berita Terkini
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Infografis
AS Tepis Bisa Matikan...
AS Tepis Bisa Matikan Jet Tempur Siluman F-35 dari Jarak Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved