Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:49 WIB
loading...
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Pemimpin Korea Utara nyatakan negaranya akan menjalankan posisinya sebagai negara nuklir untuk mengatasi situasi keamanan global yang rumit. Foto/KCNA
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengatakan bahwa menjalankan posisi negaranya sebagai negara nuklir adalah satu-satunya cara untuk mengatasi situasi keamanan global yang tidak dapat diprediksi dan rumit. Pernyataan tersebut dipublikasikan kantor berita negara Korut, KCNA, pada Selasa (23/6/2026).

“Insiden dan peristiwa yang tak terbayangkan dan mengejutkan terjadi karena keserakahan seperti gangster dari kekuatan hegemonik, yang membuat konfrontasi di seluruh dunia menjadi lebih keras," kata Kim Jong-un, menyalahkan Amerika Serikat (AS) atas memburuknya pertumpahan darah di Eropa dan Asia Barat.

Baca Juga: Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang

Kim Jong-un, menurut KCNA, menyampaikan pernyataannya dalam pertemuan Komite Sentral Partai Buruh yang berkuasa, yang dimulai pada hari Sabtu dan berakhir pada hari Senin.

Kim Jong-un menuduh AS dan Korea Selatan membuat situasi keamanan di Semenanjung Korea semakin berbahaya dengan terus meningkatkan postur nuklir gabungan mereka, yang satu-satunya tujuannya, katanya, adalah untuk menyerang Korea Utara.

“Untuk terus memperluas dan memperkuat kekuatan nuklir...dan untuk sepenuhnya menjalankan posisi negara senjata nuklir adalah cara yang paling tepat dan unik untuk secara aktif dan percaya diri menghadapi situasi militer dan politik internasional yang tidak dapat diprediksi dan semakin rumit dalam berbagai cara,” tulis KCNA, mengutip pernyataan Kim Jong-un.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved