Pembersihan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Mengalami Kemunduran
Minggu, 23 Januari 2022 - 23:00 WIB
loading...
Pembersihan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima mengalami kemunduran. FOTO/Reuters
A
A
A
TOKYO - Operator pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Jepang yang lumpuh telah menemukan bahwa larutan pendingin, yang digunakan untuk membuat dinding es yang menghentikan rembesan air tanah ke dalam gedung reaktor, telah bocor dari dua tangki penyimpanan.
“Kebocoran itu tidak berdampak pada tembok atau lingkungan,” kata pernyataan Tokyo Electric Power (Tepco) pada Minggu (23/1), seperti dikutip dari Reuters.
Baca: Kecelakaan Nuklir Fukushima Picu Munculnya Spesies Baru Babi 'Radioaktif'
Namun, kondisi itu menggarisbawahi tantangan tak terduga dalam pembersihan situs, hampir 11 tahun setelah gempa bumi dan tsunami melanda pantai timur laut Jepang. Bencana alam itu menyebabkan bencana nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl, Ukraina, pada 1986.
Tahun lalu, pemerintah Jepang menyetujui pelepasan lebih dari 1 juta ton air iradiasi dari lokasi tersebut setelah pengolahan, mulai sekitar musim semi 2023. Bulan lalu, Tepco menyatakan akan membangun terowongan yang menjangkau ke laut untuk operasi tersebut.
Pada hari Minggu, juru bicara Tepco, Tsuyoshi Shiraishi mengatakan sekitar 4 ton larutan kalsium klorida yang digunakan untuk menjaga dinding es telah bocor yang merupakan kebocoran kedelapan. "Kami sedang mengkonfirmasi alasannya," kata Shiraishi.
Baca: Ahli: Keputusan Jepang Buang Limbah Fukushima Perburuk Kondisi Laut
“Kebocoran itu tidak berdampak pada tembok atau lingkungan,” kata pernyataan Tokyo Electric Power (Tepco) pada Minggu (23/1), seperti dikutip dari Reuters.
Baca: Kecelakaan Nuklir Fukushima Picu Munculnya Spesies Baru Babi 'Radioaktif'
Namun, kondisi itu menggarisbawahi tantangan tak terduga dalam pembersihan situs, hampir 11 tahun setelah gempa bumi dan tsunami melanda pantai timur laut Jepang. Bencana alam itu menyebabkan bencana nuklir terburuk di dunia sejak Chernobyl, Ukraina, pada 1986.
Tahun lalu, pemerintah Jepang menyetujui pelepasan lebih dari 1 juta ton air iradiasi dari lokasi tersebut setelah pengolahan, mulai sekitar musim semi 2023. Bulan lalu, Tepco menyatakan akan membangun terowongan yang menjangkau ke laut untuk operasi tersebut.
Pada hari Minggu, juru bicara Tepco, Tsuyoshi Shiraishi mengatakan sekitar 4 ton larutan kalsium klorida yang digunakan untuk menjaga dinding es telah bocor yang merupakan kebocoran kedelapan. "Kami sedang mengkonfirmasi alasannya," kata Shiraishi.
Baca: Ahli: Keputusan Jepang Buang Limbah Fukushima Perburuk Kondisi Laut
Lihat Juga :