PBB Tawarkan Kirim 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Korut

Sabtu, 22 Januari 2022 - 09:40 WIB
loading...
PBB Tawarkan Kirim 60...
PBB Tawarkan Kirim 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke Korut. FOTO/Reuters
A A A
SEOUL - PBB menawarkan untuk mengirim 60 juta dosis vaksin COVID-19 ke Korea Utara (Korut) bulan lalu dan Pyongyang menyatakan minat untuk menerimanya, meskipun belum secara resmi menanggapi.

Badan Intelijen Nasional (NIS) Korea Selatan (Korsel) membagikan informasi tersebut selama pengarahan untuk ketua dan anggota komite intelijen parlemen, ungkap Ketua Partai Demokrat, Kim Kyung-hyup, kepada Kantor Berita Yonhap, Jumat (21/1/2022).

Baca: Kim Jong-un: Situasi Covid-19 di Korut Tak Kurang Menantang dari Perang Korea

"Duta Besar Korut untuk PBB, Kim Song menyatakan minat yang besar. Dia bertanya apakah vaksin itu milik Pfizer atau Moderna dan mengatakan akan melapor ke Pyongyang," kata Kyung-hyup, mengutip laporan NIS.

“Pertukaran itu terjadi pada bulan Desember, tetapi PBB belum mendengar kabar dari Utara. "Vatikan juga menyatakan kesediaannya untuk menyediakan vaksin," tambah anggota parlemen itu.

Hingga kini, Korut bersikeras kalau negara itu bebas virus corona. Korut tak pernah melaporkan munculnya pasien Covid-19 di negara mereka. Korut juga memberlakukan pembatasan ketat dan penutupan perbatasan.

Baca: Cara Tak Biasa Korut Halau Pandemi Covid-19, Musnahkan Burung dan Kucing

Awal pekan ini, sepasang kereta barang Korut terlihat menyeberang ke kota perbatasan China, Dandong untuk pertama kalinya dalam 1 1/2 tahun. NIS mengatakan kereta tampaknya mengangkut pasokan medis, makanan, dan bahan bangunan dari China.

NIS juga mendukung spekulasi mengenai pertemuan politbiro Partai Buruh minggu ini di mana Korut mengisyaratkan untuk melanjutkan uji coba nuklir dan rudal jarak jauh. "Posisi Korut adalah akan mempertimbangkan kembali jika AS tidak menawarkan tindakan yang sesuai untuk penangguhan uji coba nuklir dan rudal balistik antarbenua," kata anggota parlemen itu.

"Korut kemungkinan membutuhkan cara untuk menarik perhatian AS, karena AS telah mengambil sedikit minat di Utara saat berurusan dengan Ukraina dan Timur Tengah," tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved