Cara Tak Biasa Korut Halau Pandemi Covid-19, Musnahkan Burung dan Kucing
Minggu, 30 Mei 2021 - 15:03 WIB
loading...
Otoritas Korut telah memerintahkan pemusnahan kucing dan merpati di daerah perbatasan karena kekhawatiran membawa virus Corona. Foto/Ist
A
A
A
PYONGYANG - Pyongyang telah menyatakan Korea Utara(Korut) bebas Covid-19 dengan nol kasus yang dikonfirmasi sejak wabah pandemi global. Di sisi lain, pihak berwenang telah memberlakukan pembatasan ketat untuk menghentikan Covid-19 itu memasuki negara tersebut.
Media Korea Selatan (Korsel) yang melaporkan serba-serbi soal Korut, Daily NK, melaporkan, Pyongyang telah memberlakukan sejumlah kebijakan, baik dari yang biasa sampai yang unik untuk mencegah penyebaran Covid-19 di negara mereka.
Salah satu cara yang tidak biasa adalah, otoritas Korut telah memerintahkan pemusnahan kucing dan merpati di daerah perbatasan karena kekhawatiran membawa virus. Baca juga: Tunjuk Utusan Baru AS untuk Korut, Biden Siap Bertemu dengan Kim Jong-un
"Berbagai tindakan dilakukan oleh pihak berwenang selama beberapa bulan terakhir, termasuk perintah untuk "memberantas kucing jalanan" dan menembak setiap kucing atau burung yang mencoba melintasi perbatasan dengan China," bunyi laporan Daily NK, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (30/5/2021).
Laporan tersebut menunjukkan bahwa sebuah keluarga dari Distrik Songhu Hyesan baru-baru ini ditempatkan di fasilitas karantina karena diam-diam memelihara kucing di rumah mereka. Baca juga: Jual Film Korsel, Pria Korut Dieksekusi Tembak di Depan Keluarganya
Media Korea Selatan (Korsel) yang melaporkan serba-serbi soal Korut, Daily NK, melaporkan, Pyongyang telah memberlakukan sejumlah kebijakan, baik dari yang biasa sampai yang unik untuk mencegah penyebaran Covid-19 di negara mereka.
Salah satu cara yang tidak biasa adalah, otoritas Korut telah memerintahkan pemusnahan kucing dan merpati di daerah perbatasan karena kekhawatiran membawa virus. Baca juga: Tunjuk Utusan Baru AS untuk Korut, Biden Siap Bertemu dengan Kim Jong-un
"Berbagai tindakan dilakukan oleh pihak berwenang selama beberapa bulan terakhir, termasuk perintah untuk "memberantas kucing jalanan" dan menembak setiap kucing atau burung yang mencoba melintasi perbatasan dengan China," bunyi laporan Daily NK, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (30/5/2021).
Laporan tersebut menunjukkan bahwa sebuah keluarga dari Distrik Songhu Hyesan baru-baru ini ditempatkan di fasilitas karantina karena diam-diam memelihara kucing di rumah mereka. Baca juga: Jual Film Korsel, Pria Korut Dieksekusi Tembak di Depan Keluarganya
Lihat Juga :