Kim Jong-un: Situasi Covid-19 di Korut Tak Kurang Menantang dari Perang Korea
Kamis, 29 Juli 2021 - 05:01 WIB
loading...
Pemimpin Korut Kim Jong-un memimpin upacara di Museum Kemenangan Perang Pembebasan Tanah Air untuk menandai peringatan gencatan senjata ke-68 di Pyongyang. Foto/REUTERS/KCNA
A
A
A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengatakan negaranya sedang menghadapi kesulitan seperti perang selama pandemi global dalam pidatonya pada upacara peringatan Perang Korea ke-68.
“Kita menghadapi kesulitan dan kesusahan yang disebabkan krisis kesehatan global yang belum pernah terjadi sebelumnya dan lockdown berkepanjangan yang tidak kalah menantangnya dengan yang terjadi selama perang,” ungkap Kim kepada ribuan veteran dan tamu dari tribun yang didirikan di kaki Monumen Kemenangan Perang Pembebasan Tanah Air di ibu kota Pyongyang pada Selasa (27/7).
Pemimpin Korea Utara itu berjanji dengan menegaskan, “Sama seperti generasi para pemenang, generasi kita akan melanjutkan tradisi yang indah ini dan mengubah masa sulit yang menentukan ini menjadi kemenangan baru yang lebih besar lagi.”
Baca juga: Korsel Catat Jumlah Harian Kasus COVID-19 Tertinggi di Tengah Gelombang Keempat
Menurut perkiraan intelijen Korea Selatan (Korsel), Kim telah kehilangan 10-20 kg bobot tubuhnya dalam beberapa bulan terakhir
Baca juga: Jadi Broker Korut dan Indonesia, Pria Australia Dihukum Penjara
Ini bukan pertama kalinya Kim mengakui bahwa negaranya sedang melalui masa yang sulit.
“Kita menghadapi kesulitan dan kesusahan yang disebabkan krisis kesehatan global yang belum pernah terjadi sebelumnya dan lockdown berkepanjangan yang tidak kalah menantangnya dengan yang terjadi selama perang,” ungkap Kim kepada ribuan veteran dan tamu dari tribun yang didirikan di kaki Monumen Kemenangan Perang Pembebasan Tanah Air di ibu kota Pyongyang pada Selasa (27/7).
Pemimpin Korea Utara itu berjanji dengan menegaskan, “Sama seperti generasi para pemenang, generasi kita akan melanjutkan tradisi yang indah ini dan mengubah masa sulit yang menentukan ini menjadi kemenangan baru yang lebih besar lagi.”
Baca juga: Korsel Catat Jumlah Harian Kasus COVID-19 Tertinggi di Tengah Gelombang Keempat
Menurut perkiraan intelijen Korea Selatan (Korsel), Kim telah kehilangan 10-20 kg bobot tubuhnya dalam beberapa bulan terakhir
Baca juga: Jadi Broker Korut dan Indonesia, Pria Australia Dihukum Penjara
Ini bukan pertama kalinya Kim mengakui bahwa negaranya sedang melalui masa yang sulit.
Lihat Juga :