Covid-19 Meningkat di Sekolah, Hong Kong Setop Belajar Tatap Muka

Jum'at, 21 Januari 2022 - 01:35 WIB
loading...
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 meningkat di sekolah, Hong Kong setop belajar tatap muka. FOTO/Reuters
A A A
HONG KONG - Hong Kong akan menangguhkan pembelajaran tatap muka di sekolah menengah mulai Senin (24/1/2022) hingga usainyai Tahun Baru Imlek. Langkah ini diambil karena meningkatnya jumlah infeksi virus corona di beberapa sekolah di Hong Kong.

Pemerintah menghentikan kelas di Sekolah Dasar dan Taman Kanak-kanak pada awal bulan ini. Otoritas Hong Kong juga memberlakukan sejumlah pembatasan, seperti larangan makan di restoran setelah jam 6 sore dan penutupan tempat-tempat keramaian, seperti pusat kebugaran, bioskop, dan salon kecantikan.

Baca: Hong Kong Larang Penerbangan Transit dari 150 Negara

“Sekolah akan tetap tutup hingga 7 Februari, setelah Liburan Tahun Baru Imlek,” kata pernyataan Otoritas Hong Kong pada Kamis (20/1/2022). Sementara pembentuk keenam yang mempersiapkan ujian mungkin memiliki beberapa kelas tatap muka, semua level lainnya harus membatalkan atau menunda ujian dan kegiatan.

"Situasi epidemi menjadi lebih parah dalam beberapa hari terakhir," kata Biro Pendidikan kota dalam sebuah pernyataan. "Ada banyak kasus yang dikonfirmasi yang tidak diketahui asalnya," lanjut pernyataan itu seperti dikutip dari Reuters.

Hong Kong telah mengikuti langkah China daratan yang tidak menoleransi kasus COVID-19 lokal, meskipun efeknya semakin mengganggu dan tidak nyaman pada saat seluruh dunia beralih ke hidup dengan virus.

Baca: Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman

Tahun ini terdapat puluhan kasus varian Omicron yang menyebar cepat di masyarakat setelah transmisi lokal pertama tercatat pada akhir Desember. Otoritas kesehatan mengatakan, ada juga transmisi varian Delta, yang tidak terlihat selama berbulan-bulan. Pejabat telah menunjuk kluster yang tumbuh, termasuk satu dari toko hewan peliharaan, sebagai risiko tinggi.

“Kasus-kasus di sekolah yang dikonfirmasi, atau infeksi yang dikonfirmasi sebelumnya, berarti bahwa guru dan siswa perlu diuji dan dikarantina,” tambah pernyataan Biro Pendidikan Hong Kong.



Dalam upaya untuk meningkatkan tingkat vaksinasi kota sekitar 70 persen, pemerintah mengatakan anak-anak berusia lima hingga sebelas tahun bisa mendapatkan vaksin dari Sinovac China mulai Jumat.

Ribuan orang secara sukarela minggu ini untuk mengadopsi hamster yang tidak diinginkan setelah pemusnahan massal diperintahkan karena kekhawatiran akan COVID-19. Hingga akhir Desember, Hong Kong tidak memiliki transmisi lokal selama lebih dari tiga bulan.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Hong Kong Hukum Bos...
Hong Kong Hukum Bos Apple Daily Jimmy Lai 20 Tahun Penjara, Kritiknya Dicap Kolusi dengan Asing
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved