Jong-un Jadi Kurus Diduga karena Tak Lagi Bisa Konsumsi Keju Impor

Minggu, 16 Januari 2022 - 14:55 WIB
loading...
Jong-un Jadi Kurus Diduga...
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. FOTO/Metro.co.uk
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un benar-benar terlihat seperti kehilangan berat badan dalam foto yang baru-baru ini dirilis oleh otoritas Korut. Jong-un tampaknya memiliki tampilan baru yang apik dan ramping selama pertemuan kunci partai berkuasa menjelang akhir tahun.

Pihak berwenang bersikeras Jong-un makan lebih sedikit 'demi negara,' yang bergulat dengan kekurangan makanan yang parah. Dia mungkin ingin tampil lebih seperti 'pria rakyat', karena menjadi pemimpin yang kelebihan berat badan di negara yang menderita kelaparan bukanlah penampilan terbaik.

Baca: Korut Konfirmasi Uji Coba Rudal Hipersonik, Disaksikan Langsung Kim Jong-un

Namun, sejumlah pihak menduga ada penyebab lain dari turunnya berat badan Jong-un. Ditutupnya perbatasan negara itu sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, ditenggarai membuat Jong-un kesulitan mendapatkan makanan favoritnya.

Selama ini diketahui kalau Jong-un, terobsesi dengan keju Swiss. Ia melahap begitu banyak keju, sehingga menjadi sangat kelebihan berat badan sehingga pergelangan kakinya sempat dilaporkan patah. Jong-un juga dianggap sebagai penggemar berat ayam goreng, vodka Rusia, Hennessy Cognac, dan sampanye.

“Kami tahu bahwa dia memiliki sumber yang baik, dia menikmati keju, dia peminum berat, dia memiliki akses ke semua makanan cepat saji,” kata pakar Korea Utara Dr. Sojin Lim kepada Metro.co.uk, Sabtu (15/1/2022).

Baca: Bukan Nuklir dan Konfrontasi, Ini Kebijakan Kim Jong-un di Tahun 2022

“Tetapi karena penutupan perbatasan ini, cara dia membawa semua makanan ini ke Korea Utara akan dipotong. Jadi dia tidak memiliki variasi yang sama lagi,” lanjut Lim.

“Pada saat yang sama, dia tidak dapat mempertahankan sosoknya sebagai orang gemuk, karena ia berada di lingkungan domestik orang-orang kelaparan. Jika dia mempertahankan tampilan itu, itu hanya akan menambah keluhan orang. Jadi secara taktis itu bisa bertepatan dengan itu,” tambahnya.

Beberapa pembelot Korut menduga Jong-un sengaja menambah berat badan agar lebih terlihat seperti kakeknya yang besar dan pendiri Korut, Kim Il-sung. Tetapi akses terbatas Jong-un ke makanan berlemak mungkin menguntungkannya saat ia berusaha untuk meningkatkan moral, sementara warganya kelaparan.



“Dia tidak dapat mengakses makanan tertentu lagi, tetapi pada saat yang sama menurunkan berat badan tidak berarti dia kehilangan warisan dari kakeknya,” kata Dr Lim, dosen senior dan co-direktur Institut Internasional studi Korea di Universitas Lancashire.

"Ini juga menunjukkan kepada orang-orang bahwa "Saya bersamamu, saya tidak mengambil semua makanan ini untuk diri saya sendiri, saya seperti Anda, saya juga menderita," lanjutnya.

“Karena kultus kepribadian dan propagandanya, semua citranya dibuat - tidak ada yang alami. Penampilan Kim Jong-un lebih tentang orang-orang di rumah, bukan tentang kekuatan di luar. Ini lebih tentang bagaimana dia bisa mengatur di dalam saat ini,” tambahnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Berita Terkini
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Infografis
Kim Jong Un Larang Warganya...
Kim Jong Un Larang Warganya Impor Hiburan dari Korsel dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved