Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:49 WIB
loading...
Eks Menteri Zionis:...
Mantan Menteri Kehakiman Israel Daniel Friedmann sebut Presiden AS Donald Trump telah permalukan PM Benjamin Netanyahu dan Israel dengan penghinaan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Foto/Haberler
A A A
TEL AVIV - Mantan Menteri Kehakiman Zionis Israel Daniel Friedmann mengatakan bahwa kelemahan politik Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah memungkinkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menuntun Netanyahu dan Israel melalui sebuah “perjalanan penghinaan yang belum pernah terjadi sebelumnya".

Dalam tulisannya di surat kabar Israel; Maariv, pada hari Sabtu, Friedmann menilai konsekuensi perang di Jalur Gaza dan dampaknya terhadap kedudukan internasional dan citra global Israel.

Baca Juga: Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!

"Gambar-gambar yang dilihat oleh jutaan orang di seluruh dunia adalah Jalur Gaza yang hancur, anak-anak yang tewas dan terluka, dan orang-orang yang berkeliaran di antara reruntuhan, tinggal di tenda-tenda di bawah terik matahari atau hujan lebat," tulis Friedmann, yang dikutip Anadolu, Minggu (28/6/2026).

“Ada orang-orang di Israel yang percaya bahwa semua ini melayani kepentingan Israel dan telah memperkuat daya jera Israel,” lanjut dia. “Tetapi itu hanya sebagian kebenaran. Daya jera terbatas yang dicapai harus ditimbang terhadap harga yang tercermin dalam transformasi kesadaran global, termasuk pergeseran di dunia Arab, yang sebagian besar bertentangan dengan kepentingan Israel.”

Dia mengatakan bahwa segera setelah peristiwa 7 Oktober 2023, opini publik global sebagian besar berbalik melawan kelompok perlawanan Palestina; Hamas.

“Namun seiring berjalannya perang dan waktu berlalu, kehancuran di Gaza menggeser diskusi tentang serangan Hamas, dan orang-orang di seluruh dunia, termasuk teman dan sekutu kita, semakin menentang Israel,” imbuh dia.

Kritik terhadap Kekerasan Israel di Tepi Barat


Friedmann berpendapat bahwa pergeseran opini global telah menyebabkan apa yang dia gambarkan sebagai penurunan kedudukan internasional Israel dan meningkatnya dukungan publik untuk posisi Palestina.

Dia juga memperingatkan tentang apa yang disebutnya sebagai “terorisme Yahudi” di Tepi Barat yang diduduki dan mengkritik apa yang digambarkannya sebagai perlakuan tidak adil terhadap penyerang Yahudi dan Arab, bersamaan dengan pernyataan dari para menteri pemerintah dan anggota parlemen koalisi.

“Semua retorika ini merupakan serangan terhadap keamanan Israel, melemahkan kedudukannya, memperkuat musuh-musuhnya, dan meningkatkan risiko sanksi terhadapnya,” tulisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved