Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:29 WIB
loading...
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Pejabat Israel dan Lebanon menandatangani kesepakatan kerangka kerja untuk akhiri perang. Foto/x
A A A
BEIRUT - Lebanon dan Israel telah menyepakati kesepakatan sebagai bagian dari kerangka kerja trilateral dengan Amerika Serikat di Washington pada hari Jumat (26/6/2026). Kesepakatan ini setelah lima putaran pembicaraan yang diselenggarakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebutnya sebagai "awal dari permulaan" dalam pernyataannya kepada wartawan beberapa saat sebelum penandatanganan.

Ia kemudian mengungkapkan dalam pernyataan tertulis bahwa AS akan berkomitmen memberikan USD100 juta dalam "bantuan kemanusiaan yang berkoordinasi dengan PBB" untuk komunitas yang terkena dampak, meskipun ia tidak merinci apakah itu hanya untuk Lebanon atau juga untuk kota-kota perbatasan Israel utara.

Angkatan Bersenjata Lebanon, kata Rubio, akan "diganti biayanya" oleh pemerintahan Trump sebesar USD30 juta.

"Kesepakatan ini menetapkan proses yang jelas dan terstruktur untuk memulihkan kedaulatan Lebanon, melucuti senjata Hizbullah dan membongkar infrastruktur terorisnya, dan memungkinkan Israel untuk kembali ke perbatasannya setelah ancaman terhadap warganya dihilangkan," kata Rubio.

Ia juga membentuk Kelompok Koordinasi Militer untuk Lebanon yang akan difasilitasi oleh Washington, tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved