Tak Berlutut Saat Konser di Korsel, Bintang K-pop Asal China Dikecam Netizen

Selasa, 11 Januari 2022 - 14:38 WIB
loading...
Tak Berlutut Saat Konser...
Anggota band K-pop asal China, Wang Yiren, tak mau berlutut saat konser di Seoul, Korsel. Foto/youtube
A A A
SEOUL - Seorang anggota band K-pop asal China, Wang Yiren, telah dikecam dan bahkan dilecehkan secara rasial setelah dia memilih tidak berlutut di depan penggemar di Seoul seperti rekan satu bandnya.

Wang malah membuat gerakan ciri khas China. Cuplikan pertunjukan pada awal Januari menjadi viral dan menyebabkan kemarahan di Korea Selatan (Korsel).

Wang, anggota grup Everglow, memutuskan tidak melakukan gerakan berlutut ala Korea, tetapi malah melakukan isyarat tangan khas China.

Baca juga: Pakistan Seru Dunia Waspadai Ancaman Genosida pada Muslim di India

Penyanyi itu membuat salam tinju dan telapak tangan untuk mengucapkan terima kasih serta salam Tahun Baru, gerakan yang umum di tanah airnya.

Baca juga: Israel Ogah Terikat Kesepakatan Nuklir Iran Apapun, Pilih Bebas Beraksi

Padahal pada saat yang bersamaan, rekan-rekan asal Korea-nya berlutut di depan penonton.

Tindakan berlutut tidak lagi dianggap pantas di China dan dianggap sebagai sikap budak. Namun, itu tetap hidup dan jadi perilaku yang dianggap baik di Korea Selatan sebagai cara menyapa orang lain dan mengucapkan terima kasih.

Cara Wang yang tak lazim di Korsel itu telah menarik kecaman luas di media sosial. Menurut South China Morning Post, banyak orang mengatakan kepada bintang K-pop itu untuk "Kembali ke China" dan berkata, "Jangan cari uang di Korea."

“Semua ini menunjukkan bahwa orang China arogan dan tidak menghormati atau mempertimbangkan budaya lain,” tulis seorang komentator di situs berita K-pop allkpop.

"Berhenti menghasilkan uang Korea dan kembali ke negaramu," tegas netizen yang lain.

Penggemar asal China telah membela penyanyi tersebut, dengan banyak yang mencatat bahwa orang-orang dari China tidak mau berlutut.

Pada Minggu, Yehua Entertainment, yang mengelola Everglow, mengumumkan bahwa Wang akan istirahat dari grup dan akan kembali ke negara asalnya, China hingga akhir Februari untuk fokus pada studinya.

Penyanyi itu mengatakan dalam pernyataan bahwa dia ingin pulang dan melihat keluarganya, menambahkan bahwa dia tidak melihat mereka sejak awal pandemi Covid-19.

Band ini akan melanjutkan jadwalnya dengan lima anggota yang tersisa.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Berita Terkini
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved