Israel Berencana Bongkar Kamp Pengungsi di Jenin dan Tulkarm Tepi Barat
Minggu, 30 Maret 2025 - 09:02 WIB
loading...
Anak-anak mengamati kendaraan yang rusak akibat operasi militer Israel di Kota Jenin, Tepi Barat, pada 11 Maret 2025. Foto/Xinhua/Nidal Eshtayeh
A
A
A
TEL AVIV - Israel berencana membongkar kamp pengungsi Palestina di Jenin dan Tulkarm, keduanya di Tepi Barat utara yang diduduki, menurut laporan situs berita Israel Walla.
Laporan itu mengatakan militer Israel telah berupaya mempertahankan kendali atas kamp-kamp itu, yang digambarkannya sebagai daerah yang "sangat penting secara strategis" untuk aktivitas perlawanan.
"Sebelumnya, ketika tentara ingin melakukan penangkapan atau pembunuhan, mereka terpaksa mengirim unit penyamaran, yang membuat tentara berada dalam bahaya besar," ungkap Walla.
Untuk menegaskan kembali kendali operasional, pimpinan militer Israel dilaporkan menyusun rencana untuk membongkar kamp-kamp itu dan memungkinkan pergerakan pasukan yang lebih cepat.
“Jenderal Avi Blot, kepala Komando Pusat Israel, memimpin operasi rekayasa yang difokuskan pada restrukturisasi kamp-kamp itu. Intelijen digunakan untuk membangun rute akses baru dan memperlebar jalan yang ada,” papar laporan itu.
Seorang perwira senior Israel, yang berbicara secara anonim, mengatakan kepada Walla bahwa lebih banyak pasukan telah dikerahkan untuk mendukung upaya rekayasa yang sedang berlangsung.
Laporan tersebut juga mengatakan sejak kampanye militer dimulai di kamp Jenin dan Tulkarem, 88 warga Palestina telah tewas dan sekitar 300 orang ditangkap.
Laporan itu mengatakan militer Israel telah berupaya mempertahankan kendali atas kamp-kamp itu, yang digambarkannya sebagai daerah yang "sangat penting secara strategis" untuk aktivitas perlawanan.
"Sebelumnya, ketika tentara ingin melakukan penangkapan atau pembunuhan, mereka terpaksa mengirim unit penyamaran, yang membuat tentara berada dalam bahaya besar," ungkap Walla.
Untuk menegaskan kembali kendali operasional, pimpinan militer Israel dilaporkan menyusun rencana untuk membongkar kamp-kamp itu dan memungkinkan pergerakan pasukan yang lebih cepat.
“Jenderal Avi Blot, kepala Komando Pusat Israel, memimpin operasi rekayasa yang difokuskan pada restrukturisasi kamp-kamp itu. Intelijen digunakan untuk membangun rute akses baru dan memperlebar jalan yang ada,” papar laporan itu.
Seorang perwira senior Israel, yang berbicara secara anonim, mengatakan kepada Walla bahwa lebih banyak pasukan telah dikerahkan untuk mendukung upaya rekayasa yang sedang berlangsung.
Laporan tersebut juga mengatakan sejak kampanye militer dimulai di kamp Jenin dan Tulkarem, 88 warga Palestina telah tewas dan sekitar 300 orang ditangkap.
Lihat Juga :