Israel Ogah Terikat Kesepakatan Nuklir Iran Apapun, Pilih Bebas Beraksi
Senin, 10 Januari 2022 - 18:15 WIB
loading...
Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Iran dan Amerika Serikat (AS) bernegosiasi untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA).
Israel telah berulang kali mengancam akan melakukan serangan terhadap Republik Islam Iran dengan menargetkan program nuklirnya, baik secara sepihak atau berkoordinasi dengan Washington.
“Israel bukan bagian dari perundingan di Wina mengenai JCPOA, dan tidak akan terikat dengan persyaratan mereka,” ungkap Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett.
Baca juga: Australia Beli Senjata Baru Rp36 Triliun, Termasuk 75 Tank M1A2 Abrams
"Terkait dengan pembicaraan nuklir di Wina, kami benar-benar prihatin ... Israel tidak berpihak pada perjanjian,” tegas dia.
Baca juga: Istri Sekop Salju setelah Kerja 12 Jam di RS, Politisi Ini Dilabrak Netizen
Dia menambahkan, “Israel tidak terikat dengan apa yang akan tertulis dalam perjanjian, jika ditandatangani, dan Israel akan terus mempertahankan kebebasan penuh untuk bertindak di mana saja, kapan saja, tanpa batasan."
Baca juga: Kerbau Ngamuk di Restoran, Seruduk Pembeli Hingga Terbang
Pernyataan itu diungkapkan Bennett saat berbicara pada pengarahan komite urusan luar negeri dan pertahanan parlemen Israel (Knesset) pada Senin (10/1/2022).
Israel telah berulang kali mengancam akan melakukan serangan terhadap Republik Islam Iran dengan menargetkan program nuklirnya, baik secara sepihak atau berkoordinasi dengan Washington.
“Israel bukan bagian dari perundingan di Wina mengenai JCPOA, dan tidak akan terikat dengan persyaratan mereka,” ungkap Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett.
Baca juga: Australia Beli Senjata Baru Rp36 Triliun, Termasuk 75 Tank M1A2 Abrams
"Terkait dengan pembicaraan nuklir di Wina, kami benar-benar prihatin ... Israel tidak berpihak pada perjanjian,” tegas dia.
Baca juga: Istri Sekop Salju setelah Kerja 12 Jam di RS, Politisi Ini Dilabrak Netizen
Dia menambahkan, “Israel tidak terikat dengan apa yang akan tertulis dalam perjanjian, jika ditandatangani, dan Israel akan terus mempertahankan kebebasan penuh untuk bertindak di mana saja, kapan saja, tanpa batasan."
Baca juga: Kerbau Ngamuk di Restoran, Seruduk Pembeli Hingga Terbang
Pernyataan itu diungkapkan Bennett saat berbicara pada pengarahan komite urusan luar negeri dan pertahanan parlemen Israel (Knesset) pada Senin (10/1/2022).
Lihat Juga :