Pertama di Dunia, Negara Ini Berlakukan 4,5 Hari Kerja

Selasa, 07 Desember 2021 - 19:32 WIB
loading...
A A A
Dikatakan bahwa akhir pekan yang lebih panjang akan membantu meningkatkan produktivitas dan meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja.

Semua departemen pemerintah federal akan pindah ke akhir pekan baru mulai 1 Januari mendatang.

Menurut WAM, UEA adalah negara pertama di dunia yang memperkenalkan minggu kerja nasional yang lebih pendek dari minggu kerja lima hari secara global.

“Mengadopsi sistem kerja yang gesit akan memungkinkan UEA untuk dengan cepat merespons perubahan yang muncul dan meningkatkan kesejahteraan di tempat kerja,” tulis WAM yang dinukil Al Arabiya, Selasa (7/12/2021).

“Dari perspektif ekonomi, minggu kerja baru akan lebih menyelaraskan UEA dengan pasar global, yang mencerminkan status strategis negara itu di peta ekonomi global,” sambung laporan itu.

Baca juga: Pembersih Kaca Burj Khalifa, Bertaruh Nyawa dengan Gaji Rp60 Juta Per Bulan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
UEA Sebut Peluang Kesepakatan...
UEA Sebut Peluang Kesepakatan AS-Iran untuk Selesaikan Masalah Selat Hormuz Hanya 50-50
4 Fakta PLTN Barakah...
4 Fakta PLTN Barakah di UEA yang Jadi Target Serangan Drone Iran
Tak Peduli UEA Marah...
Tak Peduli UEA Marah Besar, Publikasi Kunjungan Rahasia Netanyahu untuk Raih Dukungan di Dalam Negeri
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved