Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:03 WIB
loading...
Mengapa Turki Jual Sistem...
Demi dapat F-35, Turki jual sistem pertahanan udara S-400 ke UEA. Foto/X
A A A
ANKARA - Pemerintah Rusia memandang potensi penjualan sistem pertahanan udara S-400 yang saat ini dioperasikan oleh Turki ke Uni Emirat Arab dalam "sudut pandang positif". Beberapa sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada Middle East Eye, sambil memperingatkan bahwa negosiasi belum selesai.

Sistem S-400 Rusia, yang dibeli oleh Turki pada tahun 2019, telah menjadi masalah besar bagi Ankara. Akuisisi tersebut menyebabkan Turki dikeluarkan dari program jet tempur generasi kelima F-35 dan memicu serangkaian sanksi AS terhadap industri pertahanan Turki.

AS masih menyimpan enam jet tersebut, karena transfernya ke Turki juga diblokir oleh undang-undang AS pada tahun 2020.

Saat AS dan Turki memperbaiki hubungan setelah kembalinya Donald Trump ke jabatannya pada tahun 2025, masalah S-400, dan kemungkinan kembalinya Turki ke program F-35, telah menjadi topik diskusi yang penting.



Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional 2020 mewajibkan pemerintah AS untuk memastikan Turki tidak lagi memiliki sistem S-400 sebelum diizinkan menerima jet F-35. Undang-undang ini juga memperketat persyaratan untuk pencabutan sanksi yang dikenakan Trump terhadap Turki pada tahun 2019.

Selama satu setengah tahun terakhir, kedua pihak telah membahas solusi potensial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Ungkap Rencana Pembunuhan,...
Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Mundur,...
Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus
Alarm Bahaya untuk Argentina...
Alarm Bahaya untuk Argentina Jelang Perempat Final Piala Dunia 2026
Kortas Tipidkor Polri...
Kortas Tipidkor Polri Limpahkan 3 Perkara Korupsi ke Kejagung
Berita Terkini
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Infografis
Sistem Misil S-400 Rusia...
Sistem Misil S-400 Rusia Tembak Jatuh 8 Rudal ATACMS Amerika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved