Pendeta Ortodoks Yunani Sebut Paus Fransiskus Sesat
Minggu, 05 Desember 2021 - 06:38 WIB
loading...
A
A
A
Insiden menjadi sebuah pengingat akan ketidakpercayaan yang masih ada di antara dua gereja yang terpecah.
Kekristenan terpecah menjadi Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Timur pada tahun 1054 dalam apa yang disebut sebagai Skisma Besar, dan selama berabad-abad hubungan itu menjadi hubungan yang berbatu.
Dalam pidatonya kepada uskup agung, Beatitude Ieronymos II, Paus Fransiskus meminta maaf atas nama Gereja Katolik Roma atas perannya dalam kesalahan sejarah yang menyebabkan perpecahan.
"Tragisnya, di kemudian hari kami terpisah. Kekhawatiran duniawi meracuni kami, rerumputan kecurigaan meningkatkan jarak kami dan kami berhenti memelihara persekutuan," kata Paus Fransiskus kepada Ieronymos, yang dia temui selama perjalanan pertamanya ke Yunani pada 2016.
Baca juga: Korsel Desak Korut Terima Kunjungan Paus Fransiskus
"Saya merasa perlu untuk meminta lagi pengampunan Tuhan dan saudara-saudari kita atas kesalahan yang dilakukan oleh banyak umat Katolik," sambung Paus Fransiskus.
Kekristenan terpecah menjadi Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Timur pada tahun 1054 dalam apa yang disebut sebagai Skisma Besar, dan selama berabad-abad hubungan itu menjadi hubungan yang berbatu.
Dalam pidatonya kepada uskup agung, Beatitude Ieronymos II, Paus Fransiskus meminta maaf atas nama Gereja Katolik Roma atas perannya dalam kesalahan sejarah yang menyebabkan perpecahan.
"Tragisnya, di kemudian hari kami terpisah. Kekhawatiran duniawi meracuni kami, rerumputan kecurigaan meningkatkan jarak kami dan kami berhenti memelihara persekutuan," kata Paus Fransiskus kepada Ieronymos, yang dia temui selama perjalanan pertamanya ke Yunani pada 2016.
Baca juga: Korsel Desak Korut Terima Kunjungan Paus Fransiskus
"Saya merasa perlu untuk meminta lagi pengampunan Tuhan dan saudara-saudari kita atas kesalahan yang dilakukan oleh banyak umat Katolik," sambung Paus Fransiskus.
Lihat Juga :