5 Negara yang Terancam Punah, dari Penduduk Menyusut hingga Daratan Perlahan Tenggelam

Senin, 20 Oktober 2025 - 15:26 WIB
loading...
5 Negara yang Terancam...
Tuvalu menjadi salah satu negara yang terancam punah karena perlahan tenggelam oleh naiknya permukaan laut. Foto/The Guardian
A A A
JAKARTA - Narasi “punah” biasanya diasosiasikan dengan satwa, bukan negara. Namun di abad ke-21, istilah ini mulai terasa relevan untuk manusia dan peradabannya.

Musababnya, kini ada negara-negara yang menghadapi ancaman eksistensial nyata—bukan karena perang atau bencana alam, melainkan akibat dua arus besar zaman: penurunan angka kelahiran ekstrem dan kenaikan permukaan laut global.

5 Negara yang Terancam Punah

Berikut ini lima negara yang paling terancam punah, sebagian karena penduduknya berhenti melahirkan, dan sebagian lagi karena daratannya perlahan tenggelam.

1. Korea Selatan, Negara yang Nyaris Berhenti Melahirkan


Total Fertility Rate (TFR) Korea Selatan pada 2024 hanya 0,72 anak per wanita, dan diperkirakan turun ke 0,68 pada 2025—terendah di dunia.

Baca Juga: Tuvalu Terancam Tenggelam Beneran, Cari Cara Hukum agar Tetap Jadi Negara

Populasi di negara ini mulai menurun sejak 2021, dan menurut proyeksi akan turun dari 52 juta menjadi hanya 36 juta jiwa pada tahun 2070.

Lebih dari 24% penduduknya sudah berusia di atas 65 tahun, dan diperkirakan mencapai 50% pada 2075.

Korea Selatan menjadi contoh paradoks modern, di mana negaranya berteknologi tinggi, kaya, dan stabil tapi generasi mudanya kehilangan minat untuk menikah dan mempunyai anak.

Alasan utamanya adalah biaya hidup ekstrem, harga rumah yang selangit, jam kerja panjang, serta ketimpangan gender dalam karier dan keluarga.

Media lokal, mengutip para analis demografi, menyebut kondisi ini sebagai “the slow suicide of a nation” atau "bunuh diri perlahan lewat pilihan sosial".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Belanda vs Jepang Tanpa...
Belanda vs Jepang Tanpa Gol di Babak Pertama, Samurai Biru Tahan Gempuran Oranje
Selamat Tahun Baru Islam...
Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Berikut Keutamaan Muharram
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Berita Terkini
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved