Pendeta Ortodoks Yunani Sebut Paus Fransiskus Sesat
Minggu, 05 Desember 2021 - 06:38 WIB
loading...
A
A
A
Paus Yohanes Paulus II pertama kali meminta maaf atas peran Katolik dalam perpisahan itu ketika ia mengunjungi Yunani pada 2001.
Umat Katolik dan Ortodoks telah terlibat dalam dialog yang bertujuan untuk reuni pada akhirnya selama beberapa dekade dan bekerja sama dalam banyak inisiatif sosial tetapi kedua belah pihak masih berjauhan secara teologis.
"Kami percaya Anda memiliki keberanian dan ketulusan untuk memeriksa kegagalan dan kelalaian ayah Anda," kata Ieronymos kepada Francis.
"Di antara mereka yang ingin disebut saudara Kristen, bahasa terbaik adalah, dan akan selalu, kejujuran," ia menambahkan.
Baca juga: Bercanda, Paus Sebut Beberapa Orang Menginginkannya Mati
Umat Katolik dan Ortodoks telah terlibat dalam dialog yang bertujuan untuk reuni pada akhirnya selama beberapa dekade dan bekerja sama dalam banyak inisiatif sosial tetapi kedua belah pihak masih berjauhan secara teologis.
"Kami percaya Anda memiliki keberanian dan ketulusan untuk memeriksa kegagalan dan kelalaian ayah Anda," kata Ieronymos kepada Francis.
"Di antara mereka yang ingin disebut saudara Kristen, bahasa terbaik adalah, dan akan selalu, kejujuran," ia menambahkan.
Baca juga: Bercanda, Paus Sebut Beberapa Orang Menginginkannya Mati
(ian)
Lihat Juga :