Turki: Lebih dari 1 Juta Warga Suriah Telah Kembali ke Negara Mereka

Kamis, 02 Desember 2021 - 02:30 WIB
loading...
Turki: Lebih dari 1...
Pengungsi Suriah. FOTO/Anadolu Agency
A A A
ANKARA - Lebih dari satu juta pengungsi Suriah telah secara sukarela kembali ke negara mereka berkat operasi militer yang diluncurkan oleh tentara Turki di barat laut Suriah. Demikian dinyatakan oleh juru bicara militer Turki , Mayor Pinar Kara, Rabu (1/12/2021).

Kara menjelaskan, Operasi Perisai Efrat, Ranting Zaitun, Mata Air Perdamaian, dan Perisai Musim Semi yang dilakukan oleh Turki di Suriah utara telah memberikan keamanan dan kemakmuran bagi penduduk wilayah tersebut. Langkah tersebut berimbas pada pengembalian "sukarela, aman, dan bermartabat" lebih dari satu juta warga Suriah ke rumah mereka, termasuk sekitar 470.000 yang telah kembali ke Idlib.

Baca: ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror

“Sejak Juli 2015, sebanyak 33.000 teroris telah "dinetralkan" di Irak utara dan Suriah, termasuk 2.529 teroris sejak awal 2021 sebagai akibat dari operasi Turki, kata Kara, seperti dikutip dari Middleeastmonitor, Rabu (1/12/2021).

Menurut Kara, kegiatan bantuan kemanusiaan dan dukungan infrastruktur yang dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Turki terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk mengembalikan kehidupan normal di wilayah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved