Presiden Mesir Sisi Takut Digulingkan Rakyatnya Seperti Assad di Suriah

Kamis, 26 Desember 2024 - 22:01 WIB
loading...
Presiden Mesir Sisi...
Presiden Suriah Bashar Al-Assad saat masih menjabat (kiri) dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi. Foto/EgyIndependent/X
A A A
KAIRO - Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi tampaknya takut digulingkan dari pemerintahannya seperti yang terjadi pada Presiden Bashar al-Assad di Suriah.

"Tangan saya tidak ternoda oleh darah siapa pun, dan saya juga tidak mencuri uang siapa pun," ujar Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi kepada para pemimpin militer dan wartawan sepekan setelah jatuhnya Bashar al-Assad di Suriah.

Sisi, mantan jenderal angkatan darat yang berkuasa satu dekade lalu setelah kudeta, sejauh ini menahan diri untuk tidak memberikan komentar langsung tentang kepergian Assad.

Namun, pernyataannya mengisyaratkan rasa tidak aman tentang nasib pemerintahannya.

Dengan Assad pergi, Sisi mungkin sekarang sangat menyadari bahwa dia telah menjadi penguasa paling otoriter di kawasan Arab, dengan lebih dari 65.000 tahanan politik mendekam di penjaranya, ribuan orang didokumentasikan telah dihilangkan secara paksa dan penyiksaan menjadi kebijakan negara yang sistematis yang merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pada pertengahan Desember, Sisi mengadakan pengarahan dengan para pemimpin militer dan polisi, beserta jurnalis pro-pemerintah, di markas Komando Strategis di Ibu Kota Administratif Baru, kota barunya yang kontroversial senilai USD58 miliar di sebelah timur Kairo.

Pertemuan tersebut tidak disiarkan secara penuh, dan media pemerintah memilih sejumlah kutipan yang berpusat pada dua pokok bahasan: Sisi bukanlah Assad, dan warga Mesir tidak boleh mengikuti jejak pemberontak Suriah.

Kemudian, pada tanggal 23 Desember, media berita yang berpihak pada negara Mesir menyiarkan video yang menampilkan serangkaian pidato lama Sisi yang ditujukan kepada publik.

Dalam sambutannya, Sisi menyatakan, "Mereka telah menyelesaikan misi mereka di Suriah; mereka telah menghancurkan Suriah, dan tujuannya sekarang adalah untuk membubarkan negara Mesir," tanpa menyebutkan siapa yang dimaksudnya atau siapa yang bertanggung jawab atas kehancuran Suriah.

Hisham Kassem, politikus Mesir dan mantan kepala Organisasi Hak Asasi Manusia Mesir (EOHR), mengatakan pesan-pesan Sisi mencerminkan kekhawatiran akan potensi gerakan rakyat melawan rezim saat ini.

"Pernyataan Sisi memperingatkan implikasi pemberontakan rakyat, revolusi, atau bahkan munculnya aktivisme politik yang bertujuan memicu perubahan," ujar Kassem kepada Middle East Eye.

Tagar #The_Land_The_People_The_Army, telah mendapatkan perhatian di media sosial dalam beberapa pekan terakhir dan didukung oleh akun-akun yang berafiliasi dengan pemerintahan Sisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Elnusa Petrofin Salurkan...
Elnusa Petrofin Salurkan Perdana Biosolar B50 untuk Sektor Industri
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China V+Short Gentle Torment of Love, Simak Dulu Sinopsisnya!
Berita Terkini
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved