Penyebab Perang Dunia I dan Runtuhnya 4 Dinasti Kekaisaran Besar

Selasa, 23 November 2021 - 15:29 WIB
loading...
Penyebab Perang Dunia...
Tank pada Perang Dunia I awalnya disebut tank untuk menyembunyikan tujuan pembuatannya. Pekerja yang membuatnya mengaku hanya membuat tangki air. Foto/REUTERS
A A A
BERLIN - Perang Dunia I dikenal sebagai perang besar. Perang ini berawal pada 1914 setelah terjadinya pembunuhan Archduke Franz Ferdinand dari Austria.

Peristwa itu memicu perang di seluruh Eropa yang berlangsung hingga 1918. Ketika Perang Dunia I, Jerman, Austria-Hongaria, Bulgaria, dan Kekaisaran Ottoman (Turki Ustmani) sebagai kekuatan sentral perang melawan kekuatan sekutu yang terdiri dari Inggris Raya, Prancis, Rusia, Italia, Rumania, Jepang, dan Amerika Serikat (AS).

Perang Dunia I adalah salah satu titik balik besar sejarah geopolitik abad ke-20. Hal ini menyebabkan empat dinasti kekaisaran besar di Jerman, Rusia, Austria-Hongaria, dan Turki runtuh.

Baca juga: Rusia Waswas Ukraina Gunakan Roket AS untuk Provokasi Perang di Donbass

Selain itu, juga mengakibatkan Revolusi Bolshevik di Rusia, ketidakstabilan masyarakat Eropa, serta menjadi dasar Perang Dunia II.

Baca juga: Dituduh Rencanakan Invasi, Rusia Marah NATO Perkuat Militer Ukraina

Percikan yang menyulut Perang Dunia I terjadi di Sarajevo, Bosnia. Kala itu, Archduke Franz Ferdinand yang merupakan pewaris Kekaisaran Austria-Hungaria ditembak mati bersama istrinya, Sophie.

Baca juga: Joe Biden Nekat Maju Lagi pada Pemilu 2024 Meski Popularitas Terpuruk

Archduke Franz Ferdinand dan sang istri ditembak oleh nasionalis Serbia, Gavrilo Princip pada 28 Juni 1914. Gavrilio Princip dan para nasionalis lainnya berjuang untuk mengakhiri kekuasaan Austria-Hungaria atas Bosnia dan Herzegovina.

Pembunuhan tersebut kemudian memicu rangkaian peristiwa yang terjadi dengan cepat.

Austria-Hongaria menyalahkan pemerintah Serbia atas serangan tersebut. Rusia mendukung Serbia, sementara Austria-Hongaria menunggu untuk menyatakan perang hingga para pemimpinnya menerima jaminan dari Kaiser Wilhelm II bahwa Jerman akan mendukung.

Pemimpin Austria-Hungaria menilai intervensi Rusia melibatkan sekutu. Kaiser Wilhelm diam-diam menjanjikan dukungannya dengan memberi Austria-Hongaria carte blanche atau jaminan “cek kosong”.

Pada 28 Juli 1914, Austria-Hungaria menyatakan perang dengan Serbia. Pada 3 Agustus, Jerman menyatakan perang dengan Prancis. Jerman kemudian menyerang Belgia pada 4 Agustus. Peristiwa ini juga membuat Inggris menyatakan perang dengan Jerman.

Dari tahun 1914 sampai 1916, tentara Rusia melakukan beberapa serangan di Front Timur. Namun tidak dapat menembus garis pertahanan Jerman.

Jerman ketika itu menenggelamkan beberapa kapal komersial dan penumpang, termasuk beberapa kapal Amerika Serikat. Hal ini memicu kemarahan AS, sehingga Negeri Paman Sam pun ikut berperang di pihak sekutu. Akhirnya kemenangan berhasil diraih oleh blok sekutu.

Perang Dunia I berakhir pada 11 November 1918, setelah berlangsung empat tahun. Blok sekutu berhasil memaksa Jerman menandatangani perjanjian Versailles. Perjanjian Versailles dilakukan antara Jerman dan blok sekutu pada 28 Juni 1919.

Melansir history.com, Perang Dunia I merenggut nyawa lebih dari 9 juta orang dan 21 juta orang lainnya mengalami luka-luka.

Empat dinasti kekaisaran runtuh akibat perang, yaitu Jerman, Austria-Hongaria, Rusia, dan Turki Utsmani.

Pergerakan yang terjadi selama perang ini menyebarkan salah satu pandemi paling mematikan di dunia, yaitu flu Spanyol.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
5 Alasan Kematian 16...
5 Alasan Kematian 16 Tentara AS Picu Perang Iran Masuk ke Babak Baru yang Berbahaya
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
TNI Habema Bergerak...
TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Dicegah
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved