Istri Eks Bos Interpol: China Seperti Monster, Memakan Anaknya Sendiri

Jum'at, 19 November 2021 - 14:27 WIB
loading...
A A A
"Setiap kali anak-anak mendengar seseorang mengetuk pintu, mereka selalu pergi untuk melihat. Saya tahu bahwa mereka berharap orang yang masuk adalah ayah mereka. Tetapi setiap kali, ketika mereka menyadari bahwa itu bukan, mereka diam-diam menurunkan kepala mereka. Mereka sangat berani," tutur Grace.

Grace tinggal bersama anak laki-laki kembarnya di Prancis sebagai pengungsi politik di bawah pengawasan sepanjang waktu. Ia meyakini agen-agen China berusaha menculik mereka.

Baca juga: Amerika dan China Setuju Longgarkan Pembatasan Visa Jurnalis

Pada Oktober 2018, sebuah pernyataan mengumumkan bahwa Meng sedang diselidiki atas pelanggaran hukum yang tidak ditentukan, menandakan bahwa dia adalah pejabat tinggi China terbaru dalam sasaran pembersihan partai. Interpol kemudian mengumumkan bahwa Meng mengundurkan diri sebagai presiden, segera efektif, dan menimbulkan kecurigaan dari Grace.

“Ini kasus palsu. Ini contoh perselisihan politik yang berubah menjadi urusan kriminal. Tingkat korupsi di China saat ini sangat serius. Ada di mana-mana. Tapi ada dua pendapat berbeda tentang cara menyelesaikan korupsi. Salah satunya adalah metode yang digunakan sekarang. Yang lainnya adalah bergerak menuju demokrasi konstitusional, menyelesaikan masalah sampai ke akar-akarnya," urainya.

Pada 2019, China mengumumkan bahwa Meng telah dicopot dari keanggotaan Partai Komunis. China mengatakan dia telah menyalahgunakan kekuasaannya untuk memuaskan gaya hidup mewah keluarganya dan membiarkan istrinya menggunakan otoritasnya untuk keuntungan pribadi.

Pada Januari 2020, pengadilan mengumumkan bahwa Meng dijatuhi hukuman 13 tahun enam bulan penjara atas tuduhan menerima suap lebih dari USD2 juta atau Rp28 miliar, dan mengatakan dia mengaku bersalah dan menyatakan penyesalannya.

Grace Meng percaya bahwa tuduhan itu dibuat-buat dan suaminya telah dibersihkan dan sekarang hilang karena dia menggunakan posisinya yang terkenal untuk mendorong perubahan.

Baca juga: Luar Biasa! China Kalahkan AS sebagai Negara Terkaya di Dunia

"Ini telah membuat saya sedih melampaui titik di mana saya bisa lebih sedih lagi. Tentu saja, ini sama kejamnya dengan anak-anak saya," kata Grace.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved