Media Turki: Erdogan Ingin Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid

Sabtu, 06 Juni 2020 - 06:42 WIB
loading...
Media Turki: Erdogan...
Bangunan kuno Hagia Sophia yang terkenal di Istanbul. Bangunan ini awalnya gereja, kemudian diubah jadi masjid dan diubah lagi jadi museum. Foto/REUTERS
A A A
ISTANBUL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berencana mengubah Hagia Sophia yang terkenal di Istanbul menjadi masjid. Saat ini, status bangunan kuno itu adalah museum.

Surat kabar setempat, Hurriyet, melaporkan presiden telah meminta pembantunya untuk melakukan studi komprehensif tentang bagaimana mengubah landmark kuno itu menjadi masjid.

Selama pertemuan partai puncak awal pekan ini, Erdogan mencatat bahwa Hagia Sophia dibuka kembali sebagai museum pada tahun 1935 setelah keputusan kabinet, dan mengatakan bahwa itu harus diserahkan kepada bangsa Turki sendiri untuk membalikkan keputusan tersebut.

Menurut laporan Hurriyet, yang dikutip Sabtu (6/6/2020), Erdogan ingin mempertahankan Hagia Sophia sebagai objek wisata seperti Masjid Biru yang lokasinya berdekatan, tetapi juga membukanya untuk salat bagi umat Islam.

Seorang pejabat senior Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), partainya Erdogan, membantah laporan media tersebut. Menurutnya, Erdogan belum memerintahkan studi komprehensif tentang mengubah fungsi Hagia Sophia.

"Kami sedang membahas kasus pengadilan serupa di hadapan Dewan Negara yang telah membuka jalan bagi doa-doa Islam di Gereja Chora," kata pejabat AKP yang menolak disebutkan namanya itu. "Hanya ada ekspresi keinginan."

Tahun lalu, Dewan Negara memutuskan bahwa bangunan Gereja Chora di Istanbul direstui untuk difungsikan sebagai masjid sesuai status hukum khusus selama Kekaisaran Ottoman, dan bahwa itu adalah tanggung jawab negara untuk mempertahankan bentuk yang dimaksudkan sebagai masjid. (Baca: Bela Palestina tapi Mesra dengan Israel, Erdogan Dicap Munafik )

Hagia Sophia juga merupakan properti dasar di bawah Mehmet II, penakluk Istanbul. Erdogan telah mengambil beberapa langkah untuk mengubah Hagia Sophia menjadi masjid sejak tahun lalu, ketika ia menyatakan niatnya untuk mengubah bentuknya saat ini dalam sebuah pertemuan terkait pemilu.

Pekan lalu, pemerintah Turki merayakan peringatan 567 penaklukan Ottoman di Istanbul dengan berdoa di Hagia Sophia.

"Pembacaan surah Al Fath Alquran di Hagia Sophia telah sangat populer di kalangan pemilih di seluruh partai-partai politik," kata Abdulkadir Selvi, seorang kolumnis ternama Turki.

Hagia Sophia, situs warisan dunia UNESCO, awalnya dibangun sebagai gereja Ortodoks Yunani. Bangunan itu kemudian dikonversi menjadi masjid setelah penaklukan Istanbul oleh Mehmet II pada tahun 1453, dan dirayakan pada tanggal 29 Mei setiap tahun.

Pada tahun 1935, Hagia Sophia diubah menjadi museum oleh pendiri Republik Turki, Mustafa Kemal Ataturk, sebagai bagian dari reformasi sekulernya.

Kaum konservatif religius telah lama menyerukan konversi bangunan kembali menjadi masjid, sebuah langkah yang semakin disiratkan Erdogan dalam beberapa tahun terakhir.

Para pejabat Yunani di masa lalu menuduh presiden Turki menggunakan Hagia Sophia sebagai taktik pemilu untuk memikat pemilih ke partainya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Orientalis Zionis: Erdogan...
Orientalis Zionis: Erdogan Ingin Kembalikan Kekaisaran Ottoman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved