Taliban Minta Mantan Pilot Militer Afghanistan Mengabdi pada Negara
Jum'at, 12 November 2021 - 01:00 WIB
loading...
Pilot militer Afghanistan. FOTO/Reuters
A
A
A
KABUL - Seorang pejabat tinggi Taliban mendesak para mantan pilot militer Afghanistan untuk tetap berada di negara itu. Menurutnya, para pilot dilindungi oleh amnesti nasional dan tidak akan menghadapi penangkapan.
Jaminan dari juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid itu datang setelah puluhan pilot Afghanistan yang dilatih Amerika Serikat (AS) meninggalkan Tajikistan dalam evakuasi yang ditengahi AS. Sebelumnya, selama tiga bulan mereka mencari perlindungan di Tajikistan dari pengambilalihan Taliban di Afghanistan.
Baca: Taliban Mendirikan Pengadilan Militer untuk Menegakkan Hukum Syariah di Afghanistan
“Pesan saya, tidak ada masalah keamanan bagi mereka (pilot Afghanistan) di Afghanistan. Tidak ada rencana untuk menangkap mereka, amnesti nasional diumumkan,” kata Mujahid, seperti dikutip dari Arab News, Kamis (11/11/2021). Menurutnya, para pilot, baik di militer atau dalam penerbangan sipil, dapat melayani negara mereka.”
“Sangat disesalkan bahwa sejumlah pilot telah pergi, atau mereka pergi,” tambahnya. Pilot Angkatan Udara Afghanistan memainkan peran kunci bersama rekan-rekan mereka di AS dalam perang 20 tahun melawan gerilyawan Taliban. Serangan udara yang dilancarkan para pilot di masa lalu telah menimbulkan banyak korban di kalangan Taliban dan berulang kali mengusir mereka dari posisi yang mereka rebut di berbagai bagian negara itu.
Jaminan dari juru bicara pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid itu datang setelah puluhan pilot Afghanistan yang dilatih Amerika Serikat (AS) meninggalkan Tajikistan dalam evakuasi yang ditengahi AS. Sebelumnya, selama tiga bulan mereka mencari perlindungan di Tajikistan dari pengambilalihan Taliban di Afghanistan.
Baca: Taliban Mendirikan Pengadilan Militer untuk Menegakkan Hukum Syariah di Afghanistan
“Pesan saya, tidak ada masalah keamanan bagi mereka (pilot Afghanistan) di Afghanistan. Tidak ada rencana untuk menangkap mereka, amnesti nasional diumumkan,” kata Mujahid, seperti dikutip dari Arab News, Kamis (11/11/2021). Menurutnya, para pilot, baik di militer atau dalam penerbangan sipil, dapat melayani negara mereka.”
“Sangat disesalkan bahwa sejumlah pilot telah pergi, atau mereka pergi,” tambahnya. Pilot Angkatan Udara Afghanistan memainkan peran kunci bersama rekan-rekan mereka di AS dalam perang 20 tahun melawan gerilyawan Taliban. Serangan udara yang dilancarkan para pilot di masa lalu telah menimbulkan banyak korban di kalangan Taliban dan berulang kali mengusir mereka dari posisi yang mereka rebut di berbagai bagian negara itu.
Lihat Juga :