Pria Bersenjata Pisau Serang Warga dan Polisi di Oslo

Selasa, 09 November 2021 - 21:20 WIB
loading...
Pria Bersenjata Pisau...
Seorang pria bersenjata pisau menyerang warga dan polisi di Oslo, Norwegia. Foto/Russia Today
A A A
OSLO - Seorang pria bertelanjang dada mengacungkan pisau dan menyerang warga serta seorang petugas polisi pada Selasa (9/11/2021) sebelum ditembak. Seorang juru bicara polisi mengkonfirmasi bahwa petugas polisi itu terluka tetapi tidak kritis.

Rekaman dan foto yang dibagikan secara online menunjukkan kendaraan polisi menabrak seorang pria bertelanjang dada di Ibu Kota Norwegia , Oslo, saat dia mengacungkan pisau dan dilaporkan mengancam orang yang lewat.

Setelah mental ke belakang ditabrak mobil polisi, pelaku berhasil bangkit kembali dan membuka pintu penumpang kendaraan polisi. Pada saat itu, ia tampaknya terlibat dalam pertikaian dengan seorang petugas yang duduk sebelum seorang rekannya muncul dengan pistol dan menembak si pelaku.

Baca juga: 3 Luka dalam Serangan Pisau di Kereta Jerman, Tersangka Ditangkap

Kepala operasi kepolisian Norwegia, Torgeir Brenden, menyatakan bahwa pria itu sedang bersiap-siap untuk menikam orang lain ketika mobil polisi menabraknya.

"Dia hendak menyerang orang-orang di jalan ketika polisi datang dan menghentikannya," kata Brenden.

“Dua orang terlibat, dan polisi merawat mereka sebaik mungkin,” kata kepala polisi itu tanpa menjelaskan lebih lanjut seperti dikutip dari Russia Today.

Diketahui bahwa seorang petugas polisi terluka tetapi tidak serius. Brenden mengatakan bahwa tidak ada orang lain yang terluka.

“Kita dapat membayangkan bahwa dia bermaksud untuk menyerang lebih banyak (orang),” imbuhnya.

Baca juga: Anggota Parlemen Inggris Ditikam di Gereja

Belum diketahui apa motif tersangka, meskipun saksi mata mengklaim bahwa pria tersebut meneriakkan “Allahu Akbar” selama penyerangan itu.

Polisi mengkonfirmasi bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 9 pagi waktu setempat di bagian Bislett, Oslo. Kondisi tersangka belum dikonfirmasi meskipun beberapa laporan menunjukkan dia meninggal di tempat kejadian.

Menurut media Norwegia, pria berpisau itu sempat dihukum pada Desember 2020 karena melakukan serangan pisau setengah telanjang lainnya pada 4 Juni 2019. Penyerang, yang dilaporkan meneriakkan 'Allahu akbar' selama serangan pada 2019, dilumpuhkan oleh senjata polisi dan ditangkap. Dia dijatuhi hukuman wajib perawatan kesehatan mental dan denda. Pria itu dibesarkan di republik selatan Rusia, Chechnya, dan menurut media lokal menderita gangguan stres pasca-trauma.

Serangan itu terjadi setelah insiden di Cannes, Prancis pada hari Senin, ketika seorang pria bersenjatakan pisau membuka pintu mobil polisi dan menyerang salah satu dari tiga petugas di dalamnya. Penyerang, yang dilaporkan mengatakan sesuatu tentang "nabi", ditembak oleh salah satu petugas lainnya. Seorang petugas mengalami luka-luka.

Pada bulan Oktober, seorang mualaf membunuh lima orang dalam seranganpanah mautdi kota Kongsberg, Norwegia.

Baca juga: Polisi Norwegia Periksa Kejiwaan Tersangka Serangan Panah Maut
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Imbas Norwegia Larang...
Imbas Norwegia Larang Jual Rudal Canggih, Kapal Perang Malaysia seperti Harimau Tanpa Taring
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Tak Hanya Melarang Medsos,...
Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Rekomendasi
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved