Alasan Jet Tempur Siluman F-35 AS Lebih Unggul dari Su-57 Rusia dan J-20 China

Rabu, 27 Oktober 2021 - 04:38 WIB
loading...
A A A
Angkatan Udara AS saat ini memiliki total 280 jet tempur F-35A dalam inventarisnya.

Angkatan Udara Amerika selanjutnya berencana untuk mengakuisisi 1.763 unit jet F-35A lainnya di tahun-tahun mendatang.

Selain itu, Korps Marinir AS memiliki rencana untuk mendapatkan total 353 unit F-35B dan Angkatan Laut AS mengincar 273 unit F-35C.

Baca juga: Kaget Ditagih Pajak Rp6,5 Miliar, Tukang Becak Lapor Polisi

Selain itu, sejumlah sekutu AS juga mengintegrasikan jet tempur F-35 ke Angkatan Udara mereka. Secara keseluruhan, setidaknya 13 negara saat ini mengoperasikan atau berencana mengoperasikan pesawat tempur siluman generasi kelima ini.

Korea Selatan saat ini memiliki 16 unit F-35 dalam inventarisnya. Di Eropa; Denmark dan Norwegia, juga dalam proses menerima dan mengoperasikan jet tempur F-35 mereka.

Beberapa negara lain seperti Swiss, Israel, Polandia, Jepang, Australia, Italia, Belanda, Belgia, Singapura, serta Inggris sedang dalam berbagai tahap untuk memperoleh dan mengoperasikan pesawat tempur generasi kelima yang canggih ini.

Jika dibandingkan dengan rival-rivalnya dari China dan Rusia, F-35 hadir dalam jumlah yang sangat besar.

Pada 2021, China diketahui hanya memiliki 150 unit jet tempur siluman J-20 yang beroperasi. Namun, China telah menyadari kesenjangan besar dalam kapasitas produksi mereka.

Outlet media milik negara China, Global Times, sebelumnya mengutip Wang Haitao, wakil perancang pesawat J-20, yang mengatakan bahwa setiap tingkat permintaan dari Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dapat dipenuhi oleh industri penerbangan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved