Rusia Tak Bisa Cegah Ukraina Gabung NATO, Tapi Dapat Minimalisir Konsekuensinya
Selasa, 26 Oktober 2021 - 03:30 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Rusia tidak dapat mencegah Ukraina bergabung dengan NATO . Meski demikian, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Rusia dimungkinkan untuk meminimalkan konsekuensi dari langkah-langkah tersebut.
“Kami tidak dapat mencegahnya. Itu tidak mungkin. Tetapi, kami dapat meminimalkan konsekuensi dari langkah-langkah seperti itu untuk negara kami. Saya tidak ragu bahwa jika pemulihan hubungan antara Ukraina dan NATO berlanjut, semua yang diperlukan akan dilakukan di Rusia,” kata Peskov, seperti dilaporkan Rossiya 1, stasiun penyiar negara, Minggu (24/10/2021).
Baca: NATO Ungkap Strategi Besar Kalahkan Rusia dalam Perang Nuklir Habis-habisan
“Rusia selalu menganjurkan pengembangan hubungan dengan NATO, meskipun ada agresi dari aliansi tersebut. Tetapi, semua upaya Moskow untuk kerjasama telah sia-sia,” lanjut Peskov.
"Penting juga untuk dicatat di sini, bahwa terlepas dari agresivitas blok ini, Rusia selalu mendukung pengembangan hubungan. Hanya sekarang, ketika menjadi jelas bahwa semua upaya kami sia-sia, kami baru saja meresmikan apa yang nyata," tambahnya.
Baca: NATO Meradang Rusia Tangguhkan Misi Diplomatik
Menurut Peskov, selama ini, NATO menganggap Rusia sebagai musuhnya. Oleh karena itu, ia berpendapat, tidak ada yang salah dengan menangguhkan hubungan dengan organisasi tersebut.
“Kami tidak dapat mencegahnya. Itu tidak mungkin. Tetapi, kami dapat meminimalkan konsekuensi dari langkah-langkah seperti itu untuk negara kami. Saya tidak ragu bahwa jika pemulihan hubungan antara Ukraina dan NATO berlanjut, semua yang diperlukan akan dilakukan di Rusia,” kata Peskov, seperti dilaporkan Rossiya 1, stasiun penyiar negara, Minggu (24/10/2021).
Baca: NATO Ungkap Strategi Besar Kalahkan Rusia dalam Perang Nuklir Habis-habisan
“Rusia selalu menganjurkan pengembangan hubungan dengan NATO, meskipun ada agresi dari aliansi tersebut. Tetapi, semua upaya Moskow untuk kerjasama telah sia-sia,” lanjut Peskov.
"Penting juga untuk dicatat di sini, bahwa terlepas dari agresivitas blok ini, Rusia selalu mendukung pengembangan hubungan. Hanya sekarang, ketika menjadi jelas bahwa semua upaya kami sia-sia, kami baru saja meresmikan apa yang nyata," tambahnya.
Baca: NATO Meradang Rusia Tangguhkan Misi Diplomatik
Menurut Peskov, selama ini, NATO menganggap Rusia sebagai musuhnya. Oleh karena itu, ia berpendapat, tidak ada yang salah dengan menangguhkan hubungan dengan organisasi tersebut.
Lihat Juga :