Kelompok Bersenjata Serbu Penjara di Nigeria dan Bebaskan Puluhan Narapidana

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 21:00 WIB
loading...
Kelompok Bersenjata Serbu Penjara di Nigeria dan Bebaskan Puluhan Narapidana
Ilustrasi
A A A
ABUJA - Sekelompok orang bersenjata telah menyerang sebuah penjara di barat daya Nigeria . Setelah melumpuhkan penjaga, kelompok bersenjata itu membebaskan puluhan narapidana .

Olanrewaju Anjorin, juru bicara Pusat Pemasyarakatan Oyo, di negara bagian Oyo, mengatakan bahwa orang-orang bersenjata menyerang fasilitas tersebut pada Jumat (22/10/2021) malam waktu setempat.

Baca: Pasukan Nigeria Bebaskan Lebih dari 180 Sandera

"Saya tidak dapat memastikan jumlah orang yang melarikan diri atau yang berhasil ditangkap kembali. Tetapi saya bisa memastikan, bahwa keamanan telah ditingkatkan di sekitar pusat penahanan dan kota," katanya, seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (23/10/2021).

Menurutnya, saat ini penyelidikan telah dibuka. Francis Enobore, dari Layanan Penjara Nigeria, juga membenarkan insiden itu dan mengatakan dia sedang dalam perjalanan ke fasilitas yang diserang.

Serangan ke Pusat Pemasyarakatan Oyo adalah seragan pada pusat penahanan yang ketiga tahun ini di Nigeria. Pembobolan penjara menjadi lebih sering dan polisi hanya menangkap sebagian kecil dari mereka yang melarikan diri.



Baca: Penculikan Massal Siswa Picu Penutupan Sekolah di Nigeria

Surat kabar online yang berbasis di Lagos, The Cable melaporkan, pada Juli tahun ini setidaknya 4.307 narapidana telah melarikan diri dari penjara sejak 2017. Pada tahun 2021 saja, lebih dari 2.000 narapidana dibebaskan dalam dua pembobolan penjara sebelumnya.

Pada 13 September, 240 narapidana dibebaskan setelah orang-orang bersenjata menyerang fasilitas penahanan di negara bagian Kogi utara-tengah dengan bahan peledak. Lalu pada 5 April, setidaknya 1.800 narapidana dibebaskan di negara bagian Imo tenggara.

Baca: Dalam 24 Jam, Ratusan Siswa Nigeria Korban Penculikan Dibebaskan

Sebagian besar pembobolan penjara baru-baru ini di Nigeria tampaknya tidak terkait, meskipun serangan dilakukan dengan cara yang sama dengan penggunaan bahan peledak. Pihak berwenang telah berhasil menahan beberapa narapidana yang melarikan diri ke negara bagian tetangga, sementara yang lain kembali dengan sukarela.

Sejumlah besar dari mereka yang telah melarikan diri dalam serangan tersebut belum dihukum dan masih menunggu persidangan. Saat ini, penjara-penjara di Nigeria menahan 70 ribu narapidana, tetapi hanya sekitar 20 ribu atau 27 persen yang telah dihukum. Kelompok hak asasi manusia mengatakan, penjara sering penuh sesak dan prosedur hukum tidak efisien.
(esn)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1214 seconds (10.177#12.26)