Paus Francis Serukan Rekonsiliasi Nasional di Amerika Serikat

Rabu, 03 Juni 2020 - 21:12 WIB
loading...
Paus Francis Serukan...
Paus Franciskus menyerukan rekonsiliasi nasional di AS, sementara rasisme tidak dapat ditoleransi, kekerasan jalanan adalah merusak diri sendiri dan mengalahkan diri sendiri. Foto/REUTERS
A A A
VATIKAN - Paus Franciskus menyerukan rekonsiliasi nasional di Amerika Serikat (AS). Dia mengatakan bahwa sementara rasisme tidak dapat ditoleransi, kekerasan jalanan adalah merusak diri sendiri dan mengalahkan diri sendiri.

Paus Francis memecah kebisuannya soal ketegangan di AS, di mana telah terjadi demonstrasi selama delapan hari untuk memprotes pemubuhan George Floyd oleh polisi, saat sesi mingguan berbahasa Inggris.

Dia menyebut kematian Floyd tragis dan mengatakan dia berdoa untuknya, dan semua yang telah meninggal sebagai akibat dari dosa rasisme, dan mengatakan dia sangat terganggu oleh kerusuhan sosial yang terjadi setelahnya.

"Teman-teman saya, kami tidak dapat mentolerir atau menutup mata terhadap rasisme dan pengucilan dalam bentuk apa pun dan belum mengklaim untuk membela kesucian setiap kehidupan manusia," kata Paus Francis.

"Pada saat yang sama, kita harus mengakui bahwa kekerasan malam baru-baru ini merusak diri sendiri dan menghancurkan diri sendiri. Tidak ada yang diperoleh dengan kekerasan dan begitu banyak yang hilang," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (3/6/2020).

Dirinya kemudian meminta orang Amerika untuk memohon kepada Tuhan untuk adanya rekonsiliasi nasional dan perdamaian yang dirindukan, dan meminta Madonna untuk menengahi semua orang demi perdamaian dan keadilan di tanah Anda dan di seluruh dunia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Pangeran Harry dan Meghan...
Pangeran Harry dan Meghan Markle Ajak Archie-Lilibet Kunjungi Rumah Masa Kecil Putri Diana
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved