alexametrics

Paus Francis Serukan Rekonsiliasi Nasional di Amerika Serikat

loading...
Paus Francis Serukan Rekonsiliasi Nasional di Amerika Serikat
Paus Franciskus menyerukan rekonsiliasi nasional di AS, sementara rasisme tidak dapat ditoleransi, kekerasan jalanan adalah merusak diri sendiri dan mengalahkan diri sendiri. Foto/REUTERS
A+ A-
VATIKAN - Paus Franciskus menyerukan rekonsiliasi nasional di Amerika Serikat (AS). Dia mengatakan bahwa sementara rasisme tidak dapat ditoleransi, kekerasan jalanan adalah merusak diri sendiri dan mengalahkan diri sendiri.

Paus Francis memecah kebisuannya soal ketegangan di AS, di mana telah terjadi demonstrasi selama delapan hari untuk memprotes pemubuhan George Floyd oleh polisi, saat sesi mingguan berbahasa Inggris.

Dia menyebut kematian Floyd tragis dan mengatakan dia berdoa untuknya, dan semua yang telah meninggal sebagai akibat dari dosa rasisme, dan mengatakan dia sangat terganggu oleh kerusuhan sosial yang terjadi setelahnya.



"Teman-teman saya, kami tidak dapat mentolerir atau menutup mata terhadap rasisme dan pengucilan dalam bentuk apa pun dan belum mengklaim untuk membela kesucian setiap kehidupan manusia," kata Paus Francis.

"Pada saat yang sama, kita harus mengakui bahwa kekerasan malam baru-baru ini merusak diri sendiri dan menghancurkan diri sendiri. Tidak ada yang diperoleh dengan kekerasan dan begitu banyak yang hilang," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Rabu (3/6/2020).

Dirinya kemudian meminta orang Amerika untuk memohon kepada Tuhan untuk adanya rekonsiliasi nasional dan perdamaian yang dirindukan, dan meminta Madonna untuk menengahi semua orang demi perdamaian dan keadilan di tanah Anda dan di seluruh dunia.
(esn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak