Hapus Jejak Kolonial, Barbados Pilih Presiden Pertama
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
Perdana Menteri Barbados Mia Mottley mengatakan pemilihan presiden adalah momen penting dalam perjalanan negara itu.
"Kami baru saja memilih dari antara kami seorang wanita yang unik dan penuh semangat Barbados, tidak berpura-pura menjadi apa pun (dan) mencerminkan nilai-nilai siapa kami," ujarnya seperti dikutip dari Sky News, Jumat (22/10/2021).
Mottley juga mengatakan keputusan negara itu untuk menjadi republik bukanlah penghukuman kepada Inggris terhadap masa lalu.
"Kami berharap dapat melanjutkan hubungan dengan Ratu Inggris," katanya.
Menurut Wazim Mowla dari wadah lembaga think tank Dewan Atlantik pemilihan itu dapat menguntungkan Barbados baik di dalam maupun di luar negeri.
Baca juga: AS dan Eropa Kutuk Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
"Kami baru saja memilih dari antara kami seorang wanita yang unik dan penuh semangat Barbados, tidak berpura-pura menjadi apa pun (dan) mencerminkan nilai-nilai siapa kami," ujarnya seperti dikutip dari Sky News, Jumat (22/10/2021).
Mottley juga mengatakan keputusan negara itu untuk menjadi republik bukanlah penghukuman kepada Inggris terhadap masa lalu.
"Kami berharap dapat melanjutkan hubungan dengan Ratu Inggris," katanya.
Menurut Wazim Mowla dari wadah lembaga think tank Dewan Atlantik pemilihan itu dapat menguntungkan Barbados baik di dalam maupun di luar negeri.
Baca juga: AS dan Eropa Kutuk Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
Lihat Juga :