Biden Mengaku Khawatir dengan Kemampuan Rudal Hipersonik China

Kamis, 21 Oktober 2021 - 08:33 WIB
loading...
Biden Mengaku Khawatir dengan Kemampuan Rudal Hipersonik China
Presiden AS Joe Biden. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengaku khawatir dengan ancaman rudal hipersonik China setelah peluncuran senjata itu oleh Beijing. Pengakuan Biden diungkapkan reporter CNN Kaitlan Collins pada Rabu (20/10/2021) dalam satu tweet.

China menguji rudal hipersonik berkemampuan nuklir pada Agustus yang membuat intelijen AS terkejut dan merasa kecolongan.

Financial Times melaporkan uji coba itu pada Minggu, mengutip sumber yang mengetahui tes tersebut. Beijing membantah laporan itu, menyebut tes itu hanya "eksperimen pesawat ruang angkasa rutin."

Baca juga: AS Akui Tidak Tahu Cara Bertahan Lawan Rudal Hipersonik China dan Rusia

Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki sebelumnya menolak mengomentari laporan tersebut, tetapi pada Rabu, dia mengatakan pemerintah telah menyuarakan kekhawatiran mengenai senjata hipersonik China melalui saluran diplomatik.

Baca juga: Filipina Marah Kapal Patrolinya Ditantang Kapal Beijing di Laut China Selatan



Psaki juga sebelumnya mengatakan Amerika Serikat menyambut persaingan yang ketat tetapi tidak ingin persaingan itu berubah menjadi konflik. Pemerintahan Biden juga telah menyampaikan pesan itu ke China secara pribadi.

Baca juga: China Tingkatkan Akurasi Rudal Hipersonik dengan Teknologi Kecerdasan Buatan

Sementara itu, politisi khawatir dengan perkembangan tersebut, dan sekarang meminta Biden menangani masalah ini dengan serius dan memperingatkan agar tidak mengurangi anggaran pertahanan AS.

Laporan Financial Times mengatakan militer China meluncurkan roket yang dilengkapi kendaraan luncur hipersonik yang terbang melalui ruang orbit rendah sebelum turun untuk mencapai sasarannya.

Rudal itu meleset dari sasarannya sekitar 24 mil, tambah laporan itu. Meski demikian, rudal itu tetap menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional AS karena China terus meningkatkan presisinya.
(sya)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2258 seconds (11.252#12.26)