China Tingkatkan Akurasi Rudal Hipersonik dengan Teknologi Kecerdasan Buatan

Senin, 18 Oktober 2021 - 20:17 WIB
loading...
China Tingkatkan Akurasi...
Senjata peluncur hipersonik China. Foto/CC BY-SA 4.0
A A A
BEIJING - Para peneliti Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) dilaporkan berusaha meningkatkan akurasi sistem rudal hipersoniknya melalui kecerdasan buatan (AI). Laporan itu diungkapkan South China Morning Post.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian pada Senin (18/10/2021) membantah laporan Financial Times (FT) bahwa negara itu melakukan uji coba rudal hipersonik pada Agustus.

“Pertama, itu bukan rudal tetapi kendaraan luar angkasa; kedua, uji coba berlangsung pada Juli,” ungkap Zhao.

Baca juga: 5 Fakta Mencengangkan Rudal Hipersonik China, AS Merasa Kebobolan

Sebelumnya, FT mengklaim China telah menguji senjata hipersonik berkemampuan nuklir. Menurut laporan itu, militer China meluncurkan roket yang membawa kendaraan luncur hipersonik yang mengelilingi Bumi melalui ruang orbit rendah sebelum meluncur menuju sasarannya.

Baca juga: China Sangkal Uji Coba Rudal Hipersonik, Sebut Itu Tes Pesawat Luar Angkasa

Pernyataan Beijing terbaru itu tidak berarti, bagaimanapun, bahwa penelitian rudal hipersonik China belum berjalan dengan kecepatan penuh.

Baca juga: Turki Bisa Beli Jet Tempur Su-35 dan Su-57 Rusia Jika AS Tak Jadi Jual F-16

Pada 14 Oktober, Stephen Chen, reporter senior South China Morning Post yang berbasis di Beijing yang menyelidiki proyek penelitian besar di China, melaporkan para ilmuwan PLA berusaha meningkatkan akurasi senjata hipersonik melalui penggunaan kecerdasan buatan (AI).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved