Duh, Hasil Tes COVID-19 Lebih dari 40 Ribu Warga Inggris Salah
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Penyelidikan telah diprakarsai oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) setelah laporan pekan lalu menunjukkan semakin banyak orang di laboratorium yang melakukan tes negatif pada tes PCR setelah sebelumnya menerima hasil aliran lateral yang positif.
Meski begitu Badan Keamanan Kesehatan Inggris bersikeras tidak ada masalah teknis dengan aliran lateral atau tes PCR. Guna meredakan kekhawatiran, dikatakan laboratorium lain bekerja normal. Perkembangan itu digambarkan sebagai insiden terisolasi yang dikaitkan dengan satu laboratorium.
"Kami baru-baru ini melihat peningkatan jumlah hasil LFD positif yang kemudian dites negatif pada PCR. Jika Anda mendapatkan tes LFD positif, penting untuk memastikan bahwa Anda kemudian mendapatkan tes PCR lanjutan untuk mengonfirmasi bahwa Anda memiliki COVID-19. Jika Anda memiliki gejala COVID-19, isolasi diri dan lakukan tes PCR," ujar Direktur insiden kesehatan masyarakat di UKHSA, Dr Will Welfare, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (15/10/2021).
Sedangkan CEO Immensa Health Clinic Ltd, Andrea Riposati mengatakan:
Baca juga: Gawat! Lebih dari 100 Orang Swedia Disuntik dengan Vaksin COVID-19 Kedaluwarsa
Meski begitu Badan Keamanan Kesehatan Inggris bersikeras tidak ada masalah teknis dengan aliran lateral atau tes PCR. Guna meredakan kekhawatiran, dikatakan laboratorium lain bekerja normal. Perkembangan itu digambarkan sebagai insiden terisolasi yang dikaitkan dengan satu laboratorium.
"Kami baru-baru ini melihat peningkatan jumlah hasil LFD positif yang kemudian dites negatif pada PCR. Jika Anda mendapatkan tes LFD positif, penting untuk memastikan bahwa Anda kemudian mendapatkan tes PCR lanjutan untuk mengonfirmasi bahwa Anda memiliki COVID-19. Jika Anda memiliki gejala COVID-19, isolasi diri dan lakukan tes PCR," ujar Direktur insiden kesehatan masyarakat di UKHSA, Dr Will Welfare, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (15/10/2021).
Sedangkan CEO Immensa Health Clinic Ltd, Andrea Riposati mengatakan:
Baca juga: Gawat! Lebih dari 100 Orang Swedia Disuntik dengan Vaksin COVID-19 Kedaluwarsa
Lihat Juga :