Senangnya Wanita WNI Ini, Jadi Buruh Pabrik di Swedia Gaji Rp46 Juta per Bulan

Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:56 WIB
loading...
Senangnya Wanita WNI...
Mita bersama suaminya asal Swedia. Foto/instagram/ed.mseviana
A A A
STOCKHOLM - Wanita asal Banyuwangi, Mita, yang telah hidup mapan bersama suaminya yang bule memilih bekerja sebagai buruh pabrik di Swedia.

Dia pun berbagi cerita hidupnya yang penuh warna. Suaminya yang asli Swedia itu bernama Eddie. Keduanya menikah pada 17 April 2017.

Setelah tinggal 4 tahun di negara itu, Mita awalnya lebih banyak mengurus rumah tangga. Jika jenuh, dia akan pulang ke Indonesia.

Baca juga: Ketiban Untung, Telegram Panen 70 Juta Pengguna Baru saat Facebook Down

Seiring itu dia mengurus surat-surat dan dokumen untuk menambah pendapatan rumah tangga. Karena sudah dapat visa, dia pun bisa sekolah dan kerja. “Tepatnya di 2019, aku mulai mengurus KTP dan sekolah, lalu 2020 aku mulai kerja," papar Mita melalui saluran YouTube miliknya yang bernama Family indonesia, Sweden.

Baca juga: Mossad Culik Jenderal Suriah, Diinterogasi untuk Lacak Lokasi Tentara Israel Ron Arad

Kerja pertama yang dia lakukan adalah menjadi petugas kebersihan di toilet. Dia dengan rajin bekerja setiap Selasa dan Kamis dengan durasi kerja 4 jam per hari.

“Tukang gosok WC guys di tempat kerjanya suamiku," papar dia dengan santai.

Meski hanya bekerja 8 jam dalam sepekan, gajinya lumayan besar yakni 6.000 krona Swedia. Karena hamil, dia akhirnya memutuskan mundur dari pekerjaan tersebut.

Sayangnya, kehamilannya mengalami keguguran. Dia pun disarankan lebih banyak istirahat di rumah. Setelah dirasa cukup, dia pun kembali bekerja saat ada panggilan kerja.

Dia pun mendapat tawaran bekerja di pabrik tempat kerja suaminya yang menjabat sebagai ketua tim. Dia mulai bekerja sebagai buruh pabrik dengan gaji yang sangat fantastis.

"Gajinya 28.000 krona tiap bulan. Bayangkan itu kayak sekitar Rp46 juta," papar dia.

Namun pajak di Swedia juga sangat besar. Dia mengaku membayar pajak sekitar Rp10 juta untuk gajinya per bulan.

Itu artinya, gaji bersih yang dia terima tinggal sekitar Rp36 juta. Selain itu, biaya hidup di Swedia juga mahal.

Untuk makan sehari-hari, dia tak bisa meninggalkan menyantap nasi dan sambal. Tentu saja, harga beras dan cabai di sana sangat mahal.

Yang lebih murah di Swedia adalah roti dan keju. Sayangnya, dia tidak terlalu suka makan roti dan keju untuk menu setiap hari.

Dia mengaku jika hanya makan keju dan roti maka gajinya akan lebih banyak yang bisa ditabung. Tapi kurus nanti,” papar dia.

“Nanti emak aku marah-marah di sini dikira tidak bahagia," ujar dia.

Bekerja di pabrik memang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Dia biasa bekerja dari Senin hingga Jumat. Waktu bekerja selama 8 jam mulai pukul 6 hingga 3 sore.

Pekerjaannya cukup sulit karena semua mesin memakai bahasa Swedia. Untung dia sering dibantu suaminya.

Bahasa Swedia, diakuinya lebih sulit daripada bahasa Inggris. “Tapi aku sudah lama di sini jadi lumayan bisa lidahnya mengucapkan Bahasa Swedia," tutur Mita.

Dia sangat senang memiliki banyak rekan kerja yang baik hati. Jika ada yang merayakan ulang tahun atau hari spesial, semua teman-temannya turut berkumpul merayakannya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Presiden Iran Blak-blakan...
Presiden Iran Blak-blakan Gajinya Kini Hanya Senilai Rp17 Juta karena Penurunan Nilai Mata Uang
Negara NATO Ini Ingin...
Negara NATO Ini Ingin Beli Rudal yang Mampu Menghancurkan Rusia
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved