Mossad Culik Jenderal Suriah, Diinterogasi untuk Lacak Lokasi Tentara Israel Ron Arad
Rabu, 06 Oktober 2021 - 07:03 WIB
loading...
Ron Arad dalam foto terakhir dari lokasi tempat dia ditahan oleh penculiknya. Foto/flipboard
A
A
A
TEL AVIV - Badan intelijen Israel , Mossad, menculik seorang jenderal militer Suriah bulan lalu dalam operasi untuk menemukan navigator Angkatan Udara Israel yang hilang, Ron Arad.
Laporan itu dirilis Memo pada Selasa (5/10/2021). Menurut surat kabar Arab yang berbasis di London, Rai al-Youm, sang jenderal yang tidak disebutkan namanya itu diculik pasukan Israel.
Sang jenderal kemudian dibawa ke satu negara Afrika, tempat dia diinterogasi dan kemudian dibebaskan.
Baca juga: Jaringan Informan CIA Runtuh, Banyak yang Dibunuh, Ditangkap atau Jadi Agen Ganda
Dugaan penculikan dan interogasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai nasib dan keberadaan navigator Israel, Ron Arad, yang ditangkap kelompok Syiah Lebanon, Amal, pada 16 Oktober 1986 setelah menyelamatkan satu pesawat yang rusak akibat ledakan bom.
Baca juga: Mossad Gagal Temukan Tentara Israel yang Ditangkap di Lebanon 35 Tahun Silam
Meski pilot pesawat itu selamat, Arad ditahan dan setelah tiga surat dan dua foto darinya dikirim, Israel kehilangan jejaknya, dua tahun kemudian.
Laporan itu dirilis Memo pada Selasa (5/10/2021). Menurut surat kabar Arab yang berbasis di London, Rai al-Youm, sang jenderal yang tidak disebutkan namanya itu diculik pasukan Israel.
Sang jenderal kemudian dibawa ke satu negara Afrika, tempat dia diinterogasi dan kemudian dibebaskan.
Baca juga: Jaringan Informan CIA Runtuh, Banyak yang Dibunuh, Ditangkap atau Jadi Agen Ganda
Dugaan penculikan dan interogasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai nasib dan keberadaan navigator Israel, Ron Arad, yang ditangkap kelompok Syiah Lebanon, Amal, pada 16 Oktober 1986 setelah menyelamatkan satu pesawat yang rusak akibat ledakan bom.
Baca juga: Mossad Gagal Temukan Tentara Israel yang Ditangkap di Lebanon 35 Tahun Silam
Meski pilot pesawat itu selamat, Arad ditahan dan setelah tiga surat dan dua foto darinya dikirim, Israel kehilangan jejaknya, dua tahun kemudian.
Lihat Juga :