Wanita Ini Melahirkan Bayi Orang Lain karena Kesalahan dalam Proses IVF
Minggu, 13 April 2025 - 01:05 WIB
loading...
Seorang wanita di Brisbane, Australia, telah melahirkan bayi dari pasangan lain karena kekeliruan dalam proses IVF atau bayi tabung di Monash IVF. Foto/Ilustrasi dari Madison Womens Health
A
A
A
BRISBANE - Seorang wanita di Brisbane, Australia, telah melahirkan bayi dari pasangan lain karena kesalahan dalam proses IVF atau bayi tabung di Monash IVF.
Menurut laporan ABC News, Sabtu (12/4/2025), kesalahan yang ditemukan pada bulan Februari 2025 itu terjadi ketika embrio yang salah ditanamkan selama perawatan di klinik tersebut.
Orang tua yang melahirkan bayi itu menyadari adanya ketidaksesuaian ketika mencoba memindahkan embrio yang tersisa ke klinik lain.
Baca Juga: Ayah Ini Buang Bayinya yang Berumur 2 Minggu ke Hutan setelah Istrinya Menolak Bercinta
Menurut ABC News, para pakar hukum berpendapat bahwa berdasarkan hukum Australia saat ini, ibu yang melahirkan dan pasangannya diakui sebagai orang tua sah bayi itu, sehingga berpotensi meninggalkan orang tua genetik tanpa hak asuh.
Kasus tersebut telah mendorong seruan untuk pengawasan yang lebih ketat terhadap industri IVF dan menyoroti perlunya perlindungan yang lebih baik dalam teknologi reproduksi berbantuan.
"Ada anggapan di Australia bahwa orang tua yang melahirkan adalah orang tua sah dari anak tersebut," kata pengacara pembentukan keluarga Sarah Jefford kepada ABC News.
Menurut laporan ABC News, Sabtu (12/4/2025), kesalahan yang ditemukan pada bulan Februari 2025 itu terjadi ketika embrio yang salah ditanamkan selama perawatan di klinik tersebut.
Orang tua yang melahirkan bayi itu menyadari adanya ketidaksesuaian ketika mencoba memindahkan embrio yang tersisa ke klinik lain.
Baca Juga: Ayah Ini Buang Bayinya yang Berumur 2 Minggu ke Hutan setelah Istrinya Menolak Bercinta
Menurut ABC News, para pakar hukum berpendapat bahwa berdasarkan hukum Australia saat ini, ibu yang melahirkan dan pasangannya diakui sebagai orang tua sah bayi itu, sehingga berpotensi meninggalkan orang tua genetik tanpa hak asuh.
Kasus tersebut telah mendorong seruan untuk pengawasan yang lebih ketat terhadap industri IVF dan menyoroti perlunya perlindungan yang lebih baik dalam teknologi reproduksi berbantuan.
"Ada anggapan di Australia bahwa orang tua yang melahirkan adalah orang tua sah dari anak tersebut," kata pengacara pembentukan keluarga Sarah Jefford kepada ABC News.
Lihat Juga :