Krisis BBM Memburuk di Inggris, Tentara Dikerahkan Jadi Sopir Truk Tangki

Rabu, 29 September 2021 - 00:01 WIB
loading...
Krisis BBM Memburuk...
Antrean panjang terlihat di stasiun pengisian BBM di Friern Barnet, utara London, Inggris, pada Selasa (28/9/2021). Foto/epa
A A A
LONDON - Angkatan Darat Inggris siap dikerahkan untuk membantu meringankan masalah pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang memburuk di negara itu.

Selama empat hari terakhir hingga Selasa (28/9/2021), antrean panjang kendaraan dan penutupan banyak stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) membuat situasi kian genting.

Hingga 150 pengemudi truk tangki militer akan bersiap mengirim BBM ke stasiun pengisian bahan bakar yang sudah kosong karena kepanikan pembeli memborong bahan bakar.

Baca juga: Latihan Tanggap Krisis AS-Indonesia Berakhir di Jakarta

Lonjakan permintaan BBM terjadi di tengah kekhawatiran kekurangan pengemudi truk tangki yang mengganggu pengiriman bahan bakar yang masih berlimpah di kilang.

Baca juga: Deretan Drone Canggih China: dari Berkecepatan Tinggi hingga Granat Terbang

Menteri Transportasi Inggris Grant Shapps mengatakan ada "tanda-tanda tentatif" stabilisasi di pompa bensin dan antrian akan mulai mencerminkan hal ini dalam beberapa hari mendatang.

Baca juga: China: AS Menciptakan Diplomasi Sandera

"Begitu kita semua kembali ke kebiasaan membeli normal kita ... semakin cepat kita kembali normal," ujar dia dalam laporan BBC pada Selasa (28/9/2021).

Asosiasi Pengecer BBM juga mengatakan ada beberapa bukti bahwa jumlah pengendara yang mengunjungi SPBU perlahan mulai tenang.

Dilaporkan beberapa stasiun pengisian bahan bakar yang mengalami peningkatan 500% dalam penjualan pada Sabtu dibandingkan dengan biasanya sekarang hanya mengalami penjualan sekitar 40% lebih tinggi dari biasanya.

Inggris diperkirakan kekurangan lebih dari 100.000 pengemudi truk yang menyebabkan masalah bagi berbagai industri, termasuk pemasok makanan dan supermarket, dalam beberapa bulan terakhir.

Pemerintah mengatakan publik yang tidak perlu membeli bahan bakar telah menyebabkan antrian di banyak SPBU, dengan bahan bakar habis di beberapa tempat.

Tetapi ada seruan yang berkembang untuk para pekerja kunci, seperti staf perawatan kesehatan dan sosial, untuk menerima akses prioritas ke bahan bakar yang tersedia setelah beberapa orang dilaporkan tidak dapat bekerja karena masalah pasokan BBM.

Daniyal Ahsan, dokter di London, mengatakan kepada BBC bahwa dia pergi ke 17 pom bensin setelah bekerja pada Senin untuk mencari bahan bakar tetapi tidak berhasil mendapatkannya.

Hal itu membuatnya khawatir tentang bagaimana ini akan mempengaruhi pasiennya. Sejak itu dia bisa mengisi mobilnya.

Dr Jane Townson, kepala eksekutif Asosiasi Perawatan Rumah Inggris, memperingatkan beberapa orang yang bergantung pada pengasuh untuk tugas-tugas seperti minum obat pereda nyeri, bisa meninggal jika para pasien itu dibiarkan tanpa bantuan.

Roger Grosvenor, dari SPBU East of England Co-op, mengatakan mereka akan memberi prioritas harian untuk para pekerja darurat jika masalah pasokan bahan bakar tidak mereda pada Kamis.

Kelompok otomotif RAC mengatakan harga satu liter bensin tanpa timbal telah naik satu sen sejak Jumat ke level tertinggi dalam delapan tahun. Sejumlah kecil pengecer telah menaikkan harga di tengah melonjaknya permintaan.

Dia telah melihat "peningkatan tajam" dalam jumlah pengemudi yang mogok setelah kehabisan bahan bakar.

Organisasi otomotif AA mengatakan telah melihat "kenaikan dramatis" pada pengendara yang memasukkan bahan bakar yang salah ke dalam kendaraan dibandingkan akhir pekan lalu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved