Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Kamis, 25 Juni 2026 - 12:35 WIB
loading...
Ketika Paris lebih panas dari Makkah, apa yang sebenarnya terjadi? Foto/X/@TheCaptainEli
A
A
A
PARIS - Dengan suhu mendekati rekor tertinggi, para pejabat telah mengambil tindakan darurat, termasuk larangan alkohol lokal di beberapa bagian Prancis yang berada di bawah siaga merah, peringatan panas nasional di Jerman, dan pembatalan pemutaran zona penggemar Piala Dunia di Madrid, di mana suhu mencapai 39C.
Laut yang luar biasa hangat di sekitar Inggris, Irlandia, Prancis, dan Mediterania barat juga membantu menjaga daerah pesisir tetap panas, terutama di malam hari. Perairan pesisir di sekitar Spanyol telah mencapai tingkat suhu hangat yang memecahkan rekor, menurut otoritas pelabuhan Spanyol.
Di daerah yang paling terdampak – Prancis barat, Inggris, dan Wales – suhu rata-rata harian telah melonjak lebih dari 12C di atas garis dasar 1991-2020, menurut data Copernicus.
Para ilmuwan mengatakan gelombang panas awal musim ini adalah bagian dari tren pemanasan yang lebih luas. Eropa adalah benua yang paling cepat memanas di dunia, dengan suhu meningkat sekitar 0,56C per dekade sejak pertengahan tahun 1990-an, lebih dari dua kali lipat rata-rata global.
Perubahan iklim membuat gelombang panas lebih sering terjadi, lebih intens, dan cenderung terjadi lebih awal dan lebih lambat dalam setahun.
Mengapa begitu panas di Eropa?
1. Ada Fenomena Kubah Panas
Melansir Al Jazeera, area tekanan tinggi yang terus-menerus, yang dikenal sebagai kubah panas, telah memerangkap udara panas di atas Eropa Barat, membawa langit cerah, angin lemah, dan sinar matahari yang berkepanjangan. Udara panas yang bergerak ke utara dari Afrika Utara telah menambah suhu ekstrem.Laut yang luar biasa hangat di sekitar Inggris, Irlandia, Prancis, dan Mediterania barat juga membantu menjaga daerah pesisir tetap panas, terutama di malam hari. Perairan pesisir di sekitar Spanyol telah mencapai tingkat suhu hangat yang memecahkan rekor, menurut otoritas pelabuhan Spanyol.
Di daerah yang paling terdampak – Prancis barat, Inggris, dan Wales – suhu rata-rata harian telah melonjak lebih dari 12C di atas garis dasar 1991-2020, menurut data Copernicus.
Para ilmuwan mengatakan gelombang panas awal musim ini adalah bagian dari tren pemanasan yang lebih luas. Eropa adalah benua yang paling cepat memanas di dunia, dengan suhu meningkat sekitar 0,56C per dekade sejak pertengahan tahun 1990-an, lebih dari dua kali lipat rata-rata global.
Perubahan iklim membuat gelombang panas lebih sering terjadi, lebih intens, dan cenderung terjadi lebih awal dan lebih lambat dalam setahun.
2. Hanya 20% Rumah di Eropa Memiliki Pendingin Udara
Untuk mengkontekstualisasikan suhu yang dihadapi Eropa, Al Jazeera melihat suhu maksimum di lima ibu kota Eropa pada 24 Juni dan membandingkannya dengan kota-kota di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia, di mana suhu tinggi lebih umum terjadi.Lihat Juga :