Kekuatan Angkatan Laut China Lawan Australia: Siapa Lebih Hebat?

Minggu, 26 September 2021 - 00:01 WIB
loading...
Kekuatan Angkatan Laut...
Jet tempur dan kapal perang Angkatan Laut China berada di Laut China Selatan pada 12 April 2018. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Meningkatnya ketegangan antara Australia dan China akibat kesepakatan AUKUS membuat publik menyoroti kekuatan armada angkatan laut kedua negara.

Pakta kerja sama pertahanan AS-Australia-Inggris telah memprovokasi China dengan cara yang salah ketika kekuatan Asia itu memperingatkan ketiganya yang menampilkan mentalitas "Perang Dingin" dan mengancam perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

Berdasarkan pakta tersebut, AS dan Inggris setuju mendukung Australia dalam mengembangkan dan memperbanyak kapal selam tenaga nuklir yang akan dioperasikan Negeri Kanguru itu.

Baca juga: Iran: IAEA Harus Punya Akses ke Bahan Bakar Nuklir Kapal Selam Australia

Langkah itu dilihat Beijing sebagai pemicu potensial untuk mempercepat perlombaan senjata nuklir di antara kekuatan global.

Baca juga: China Kecam KTT Quad

"China melihat ini sebagai kembalinya ke politik berbasis ideologi Perang Dingin. Dan sepertinya pemerintah China mungkin ada benarnya. AUKUS menyarankan bahwa jaminan kehadiran AS dan Inggris di wilayah tersebut, dibantu kedekatan Australia, akan mengarah pada keamanan,” ujar Sarah Lieberman, Dosen Senior di Canterbury Christ Church University yang dilansir TRT World pada Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Perang di Marib Menggila, 140 Pasukan Yaman dan Houthi Tewas

Menurut analis Eurasia Group Ali Wyne, perimbangan kekuatan militer akan lebih memanas dengan AUKUS mengingat dinamika geopolitik.

Perkembangan terakhir ini memicu keingintahuan atas dinamika kekuatan angkatan laut antara China dan Australia.

Armada China

Memiliki tentara terkuat ketiga di dunia, China berada di puncak kekuatan angkatan laut dengan lebih dari 777 armada kapal.

“China memiliki sekitar 350 kapal termasuk 130 kombatan permukaan utama,” ungkap laporan Pentagon pada 2020.

Armada China juga terdiri dari 50 kapal perusak, 72 korvet, 123 kapal patroli dan 36 kapal perang ranjau.

Kapasitas kapal selam China adalah 79, memberikan China tempat pertama di dunia.

“Angkatan Laut China telah mengembangkan 12 kapal selam nuklir selama satu setengah dekade terakhir,” papar laporan Departemen Pertahanan AS.

“Kapal selam nuklir kelas Jin mampu meluncurkan rudal balistik dan dianggap sebagai penangkal nuklir berbasis laut pertama yang kredibel di China," ungkap laporan Pentagon.

Armada Australia

Peringkat 19 di antara 140 militer paling kuat di dunia, Australia berada di posisi ke-47 dalam hal kekuatan angkatan laut.

Armada Australia memiliki 48 unit kapal angkatan laut yang mencakup enam kapal perang ranjau, 3 kapal perusak, dan 13 kapal patroli. Australia tidak memiliki korvet di armadanya.

Armada Australia hanya memiliki setengah dari jumlah kapal selam China. Saat ini Australia tidak memiliki kapal selam nuklir.

Dengan jumlah ini, Australia nyaris hanya mencakup 6% kekuatan armada China. Namun, perjanjian AUKUS kemungkinan akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi Australia karena AS dan Inggris akan fokus menemukan cara yang memadai untuk mengirimkan minimal delapan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia.

Kini perlombaan senjata di kawasan Indo-Pasifik sudah membayangi seluruh negara di kawasan tersebut. Indonesia dan Malaysia juga telah memperingatkan situasi tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan Angkatan Laut Korut Dipersenjatai Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved