Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:15 WIB
loading...
Beijing: Asing Mata-matai...
China klaim telah dimata-matai asing menggunakan kura-kuran dan ikan yang dipasang sensor. Foto/The Star
A A A
BEIJING - Kementerian Keamanan Negara China mengeklaim bahwa badan-badan mata-mata dan intelijen asing menggunakan metode baru yang inovatif untuk memantau perairan komunis itu, termasuk mengerahkan hewan “mata-mata” yang dilengkapi sensor.

Dalam sebuah unggahan di platform WeChat, kementerian itu memperingatkan bahwa “perang rahasia tak terlihat” diam-diam terjadi di laut sekitar China karena badan-badan asing mengumpulkan data sensitif melalui berbagai perangkat mata-mata baru. "Untuk menghasilkan peta bawah air yang menimbulkan ancaman serius bagi keamanan nasional kami," katanya.

Baca Juga: Trump Blakblakan AS-China Perang Siber dan Spionase: 'Kami Memata-matai Mereka Habis-habisan!'

Di antara teknik spionase yang digunakan, klaim kementerian tersebut, adalah hewan laut besar, termasuk "kura-kura mata-mata" dan "ikan mata-mata", yang ditemukan "terpasang sensor" saat berenang di perairan China.

"Hewan-hewan tersebut mengumpulkan data lingkungan laut yang sensitif seperti suhu air, salinitas, dan arus laut secara real-time, dan mengirimkannya ke luar negeri melalui satelit," katanya, tanpa memberikan rincian spesifik tentang di mana hewan-hewan itu ditemukan, atau siapa yang menggunakannya, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Minggu (14/6/2026).

Tuduhan penggunaan hewan laut untuk tujuan spionase bukanlah hal baru. Pada tahun 2023, intelijen Inggris mengatakan Rusia meningkatkan keamanan di pangkalan armada Laut Hitam Sevastopol—sebuah pelabuhan di semenanjung Crimea—dengan mengerahkan lumba-lumba terlatih. Laporan dari badan intelijen pertahanan Inggris mengatakan Rusia telah melatih lumba-lumba hidung botol, yang dipelihara di kandang apung di pelabuhan, untuk "menghadapi penyelam musuh".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
118 Mangrove Rusak di...
118 Mangrove Rusak di Riau, Kapolda: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved